khasiat mentimun untuk pria

 khasiat menitimun untuk pria Mentimun merupakan salah satu makanan yang terbaik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bahkan karena manfaatnya yang begitu banyak tersebut, mentimun sering disebut sebagai makanan super.





Berikut adalah 9 manfaat mentimun bagi kesehatan, seperti dilansir naturalnews, Selasa (14/8/12) antara lain:


1. Mengurangi tekanan darah tinggi

Dua buah mentimun segar dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

2. Mengobati sariawan

Makan buah mentimun mentah sebagai camilan, lakukan secara rutin setiap hari.

3. Mengatasi bengkak di sekitar mata

Mata bengkak karena tidur terlalu larut atau mata lelah akibat bekerja di depan komputer terlalu lama. Caranya, iris tipis mentimun dan taruhlah di kedua mata, lakukan sambil berbaring selama 15 menit. Lalu bilas.

4. Membersihkan ginjal

Mentimun segar dicuci lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring. Airnya diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan mentimun.

Baca juga: Manfaat Jus mentimun untuk Kecantikan Kulit

5. Mengatasi demam

Mentimun secukupnya dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya diletakkan di atas perut.

6. Mengobati jerawat

Buah mentimun dicuci lalu diiris-iris. lrisan mentimun ditempelkan dan digosok-gosok pada kulit yang berjerawat. Lakukan setiap hari.

7. Membantu Anda tetap terhidrasi

Mentimun mengandung 95,2 persen air, yang berarti bahwa 5 ons porsi mengandung 4,8 ons atau 150 ml air. Itu sudah sekitar 26 persen dari asupan air harian Anda melalui makanan.

8. Mencegah penuaan

Ada alasan mengapa mentimun digunakan dalam perawatan kulit. Karena mentimun telah terbukti efektif sebagai agen anti-kerut yang potensial dalam produk kosmetik, melindungi kulit kita dari efek penuaan.

9. Melindungi tulang

Mentimun merupakan sumber vitamin K yang baik. Satu cangkir mentimun mengandung 22 persen dari asupan harian yang disarankan untuk vitamin K. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan tulang, karena asupan vitamin K yang rendah telah dikaitkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Vitamin K juga penting untuk meningkatkan penyerapan kalsium di tulang.



 7 Manfaat Kesehatan dari Makan Ketimun



Meskipun umumnya dianggap sebagai sayuran, mentimun sebenarnya adalah buah.

Ini tinggi nutrisi bermanfaat, serta senyawa tanaman tertentu dan antioksidan yang dapat membantu mengobati dan bahkan mencegah beberapa kondisi.

Selain itu, mentimun rendah kalori dan mengandung banyak air dan serat larut, membuatnya ideal untuk mempromosikan hidrasi dan membantu dalam penurunan berat badan.

Artikel ini melihat lebih dekat beberapa manfaat kesehatan utama dari makan mentimun.
1. Ini Tinggi Nutrisi

Ketimun mengandung kalori rendah tetapi banyak mengandung vitamin dan mineral penting.

Satu 11-ons (300 gram) mentimun mentah yang tidak dikupas mengandung yang berikut (1):

    Kalori: 45
    Total lemak: 0 gram
    Karbohidrat: 11 gram
    Protein: 2 gram
    Serat: 2 gram
    Vitamin C: 14% dari RDI
    Vitamin K: 62% dari RDI
    Magnesium: 10% dari RDI
    Kalium: 13% dari RDI
    Mangan: 12% dari RDI

Meskipun, ukuran porsi umumnya sekitar sepertiga dari mentimun, makan porsi standar akan menyediakan sekitar sepertiga dari nutrisi di atas.

Selain itu, mentimun memiliki kandungan air yang tinggi. Bahkan, mentimun terdiri dari sekitar 96% air (2).

Untuk memaksimalkan kandungan gizi mereka, mentimun harus dimakan tanpa kulit. Mengupas mereka mengurangi jumlah serat, serta vitamin dan mineral tertentu (3).

    Ringkasan:
    Ketimun rendah kalori tetapi tinggi air dan beberapa vitamin dan mineral penting. Mengonsumsi mentimun dengan kulitnya memberikan jumlah nutrisi maksimum.

2. Mengandung Antioksidan

Antioksidan adalah molekul yang memblokir oksidasi, reaksi kimia yang membentuk atom sangat reaktif dengan elektron tak berpasangan yang dikenal sebagai radikal bebas.

Akumulasi radikal bebas berbahaya ini dapat menyebabkan beberapa jenis penyakit kronis (4).

Bahkan, stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas telah dikaitkan dengan kanker dan penyakit jantung, paru-paru dan autoimun (4).

Buah-buahan dan sayuran, termasuk mentimun, sangat kaya akan antioksidan bermanfaat yang dapat mengurangi risiko kondisi ini.

Satu studi mengukur kekuatan antioksidan mentimun dengan menambah 30 orang dewasa yang lebih tua dengan bubuk mentimun.

Pada akhir studi 30-hari, bubuk mentimun menyebabkan peningkatan signifikan dalam beberapa penanda aktivitas antioksidan dan peningkatan status antioksidan (5).

Namun, penting untuk dicatat bahwa bubuk mentimun yang digunakan dalam penelitian ini kemungkinan mengandung dosis antioksidan yang lebih besar daripada yang Anda konsumsi dalam mentimun biasa.

Studi tabung-lain meneliti sifat antioksidan mentimun dan menemukan bahwa mereka mengandung flavonoid dan tanin, yang merupakan dua kelompok senyawa yang sangat efektif dalam memblokir radikal bebas berbahaya (6).

    Ringkasan:
    Mentimun mengandung antioksidan, termasuk flavonoid dan tanin, yang mencegah akumulasi radikal bebas berbahaya dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis.

3. Ini Mempromosikan Hidrasi

Air sangat penting untuk fungsi tubuh Anda, memainkan banyak peran penting (7).

Ini terlibat dalam proses seperti pengaturan suhu dan pengangkutan produk limbah dan nutrisi (7).

Bahkan, hidrasi yang tepat dapat mempengaruhi semuanya, mulai dari kinerja fisik hingga metabolisme (8, 9).

Sementara Anda memenuhi sebagian besar kebutuhan cairan Anda dengan meminum air atau cairan lainnya, beberapa orang mungkin mendapatkan sebanyak 40% dari total asupan air mereka dari makanan (2).

Buah-buahan dan sayuran, khususnya, dapat menjadi sumber air yang baik dalam diet Anda.

Dalam satu studi, status hidrasi dinilai dan catatan diet dikumpulkan untuk 442 anak-anak. Mereka menemukan bahwa peningkatan asupan buah dan sayuran dikaitkan dengan peningkatan status hidrasi (10).

Karena mentimun terdiri dari sekitar 96% air, mereka sangat efektif dalam mempromosikan hidrasi dan dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan harian Anda (2).

    Ringkasan:
    Ketimun terdiri dari sekitar 96% air, yang dapat meningkatkan hidrasi dan membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan harian Anda.

4. Ini Dapat Membantu Penurunan Berat Badan

Ketimun berpotensi membantu Anda menurunkan berat badan dengan beberapa cara berbeda.

Pertama-tama, mereka rendah kalori.

Masing-masing satu cangkir (104 gram) porsi hanya mengandung 16 kalori, sementara mentimun seberat 11 ons (300 gram) hanya mengandung 45 kalori (1).

Ini berarti Anda dapat makan banyak mentimun tanpa mengemasi kalori ekstra yang menyebabkan penambahan berat badan.

Ketimun dapat menambah kesegaran dan rasa untuk salad, sandwich dan lauk dan juga dapat digunakan sebagai pengganti alternatif kalori yang lebih tinggi.

Selanjutnya, kandungan air mentimun yang tinggi dapat membantu menurunkan berat badan juga.

Satu analisis melihat 13 penelitian termasuk 3.628 orang dan menemukan bahwa makan makanan dengan air tinggi dan kandungan kalori rendah dikaitkan dengan penurunan berat badan yang signifikan (11).

    Ringkasan:
    Ketimun rendah kalori, tinggi air dan dapat digunakan sebagai topping rendah kalori untuk banyak hidangan. Semua ini dapat membantu menurunkan berat badan.



 5. Ini Dapat Menurunkan Gula Darah

Beberapa penelitian pada hewan dan tabung reaksi menemukan bahwa mentimun dapat membantu mengurangi kadar gula darah dan mencegah beberapa komplikasi diabetes.

Satu penelitian pada hewan menguji efek berbagai tanaman terhadap gula darah. Ketimun terbukti efektif mengurangi dan mengontrol kadar gula darah (12).

Studi pada hewan lain menginduksi diabetes pada tikus dan kemudian menambahkan mereka dengan ekstrak kulit mentimun. Kulit mentimun membalik sebagian besar perubahan terkait diabetes dan menyebabkan penurunan gula darah (13).

Selain itu, satu penelitian uji tabung menemukan bahwa mentimun mungkin efektif dalam mengurangi stres oksidatif dan mencegah komplikasi terkait diabetes (14).

Namun, bukti saat ini terbatas pada uji tabung dan penelitian pada hewan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana mentimun dapat mempengaruhi gula darah pada manusia.

    Ringkasan:
    Uji tabung dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mentimun dapat membantu menurunkan gula darah dan mencegah komplikasi terkait diabetes, meskipun penelitian tambahan diperlukan.

6. Itu Dapat Meningkatkan Keteraturan

Mengonsumsi mentimun dapat membantu mendukung gerakan usus secara teratur.

Dehidrasi merupakan faktor risiko utama untuk konstipasi, karena dapat mengubah keseimbangan air dan membuat penyaluran kotoran menjadi sulit (15).

Ketimun mengandung banyak air dan meningkatkan hidrasi. Tetap terhidrasi dapat meningkatkan konsistensi tinja, mencegah konstipasi dan membantu menjaga keteraturan (16).

Selain itu, mentimun mengandung serat, yang membantu mengatur gerakan usus.

Secara khusus, pektin, jenis serat larut yang ditemukan dalam mentimun, dapat membantu meningkatkan frekuensi gerakan usus.

Satu studi memiliki 80 peserta suplemen dengan pektin. Ditemukan bahwa pektin mempercepat pergerakan otot usus, sambil memberi makan bakteri menguntungkan dalam usus yang meningkatkan kesehatan pencernaan (17).

    Ringkasan:
    Ketimun mengandung banyak serat dan air, keduanya dapat membantu mencegah konstipasi dan meningkatkan keteraturan.

7. Mudah untuk Menambah Diet Anda

Ringan dengan rasa yang jelas dan menyegarkan, mentimun umumnya dinikmati segar atau asinan dalam segala hal mulai dari salad hingga sandwich.

Mentimun juga sering dimakan mentah sebagai camilan rendah kalori atau dapat dipasangkan dengan hummus, minyak zaitun, garam atau saus salad untuk menambah sedikit rasa.

Dengan sedikit kreativitas, mentimun dapat dinikmati dalam banyak cara.

Berikut beberapa resep untuk membantu memasukkan mentimun ke dalam diet Anda:

    Chip Ketimun Panggang
    Acar Acar Cepat
    Salad Ketimun Thailand
    Stroberi, Jeruk Nipis, Ketimun, dan Air yang Diresapkan
    Ketimun dan Mint Sorbet
    Ketimun Kambing Keju Keju Panggang

    Ringkasan:
    Mentimun bisa dimakan segar atau acar. Mereka dapat dinikmati sebagai camilan rendah kalori atau digunakan untuk menambah rasa dalam berbagai hidangan.

Garis bawah

Ketimun merupakan suplemen yang menyegarkan, bergizi dan sangat serbaguna untuk diet apa pun.

Mereka rendah kalori tetapi mengandung banyak vitamin dan mineral penting, serta kandungan air yang tinggi.

Mengonsumsi mentimun dapat menyebabkan banyak manfaat kesehatan, termasuk penurunan berat badan, hidrasi seimbang, keteraturan pencernaan, dan kadar gula darah yang lebih rendah.

jangan makan ini bila sedang sakit tipes

 jangan makan ini bila  sedang sakit tipes




Penyakit tifus merupakan penyakit yang sering terjadi di Indonesia. Kebersihan disinyalir sebagai penyebab utama terjadinya sakit tifus pada seseorang. Tifus atau demam typhoid ini menurut netdoctor.co.uk, merupakan penyakit yang dengan mudah menular melalui makanan ataupun minuman. Disebabkan oleh bakteri, tifus seringkali menginfeksi sistem pencernaan seseorang. Tifus juga merupakan penyakit yang menyebabkan diare, sehingga bisa dengan mudah membuat daya tahan tubuh seseorang melemah. Ada beberapa makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita tifus di masa pemulihan atau penyembuhan.


Penyakit ini termasuk penyakit menular dan dapat diderita oleh siapa saja, dari bayi sampai orang tua. Dalam bahasa medis penyakit tipes disebut sebagai demam typhoid.
Penyakit tipes merupakan penyakit radang pada usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi.
Karena yang diserang adalah usus halus, maka penderita tipes sangat sensitif terhadap makanan, artinya kalau tidak hati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi maka penyakitnya akan lebih lama dalam proses penyembuhannya atau dapat juga kambuh lagi.
Oleh karena itu pilihlah jenis makanan yang memang dianjurkan untuk penderita tipes yang akan membantu memulihkan kondisinya dan mempercepat kesembuhannya.
 
 

Makanan untuk tipes yang dianjurkan

1. Makanan yang lunak

Berhubung tipes merupakan jenis penyakit yang menginfeksi sistem pencernaan, Anda disarankan untuk mengonsumsi makan yang lunak, lembek dan berkuah. Hal ini dilakukan agar makanan tersebut lebih mudah dicerna.
Pasalnya, sistem pencernaan orang yang mengalami tipes sedang dalam kondisi yang kurang baik dan butuh waktu dalam proses penyembuhan. Selain itu, pemberiaan makanan yang lunak dan lembek ini juga untuk menghindari komplikasi perdarahan di usus serta perforasi usus (muncul lubang-lubang di dinding usus).

2. Makanan tinggi protein

Protein sangat bermanfaat bagi tubuh karena sebagai sumber tenaga dan zat pembangun yang perfungsi dalam pertumbuhan dan pemeliharan jaringan yang rusak. Nah, bagi orang yang mengalami tipes, asupan makanan yang tinggi protein ini sangat diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Ini karena protein mampu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat infeksi.
Beberapa sumber protein yang baik bagi penderita tipes di antaranya yaitu daging ayam bagian dada, hati ayam, telur, ikan, tahu, dan tempe.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, makanan ini sebaiknya dibuat  lebih lunak dan berukuran lebih kecil. Anda bisa merebusnya atau dibuat menjadi sup atau dikukus. Hindari metode masak dengan cara digoreng. Menggoreng produk makanan tersebut akan membuatnya lebih keras dan sulit dicerna oleh pencernaan orang yang sakit tipes.

3. Makanan rendah serat

Berdasarkan hasil penelitan yang diterbitkan dalam American Journal of Nursing, salah satu pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi sementara waktu oleh orang yang sedang sakit tipes adalah mengonsumsi makanan yang mengandung kadar serat tinggi. Pasalnya, makanan yang mengandung serat tinggi sulit dicerna dan dapat mengiritasi usus Anda yang sudah meradang.  
Apabila Anda ingin mengkonsumsi buah dan sayur, Anda disarankan untuk mengonsumsi jenis buah dan sayur yang memiliki kandungan serat yang rendah. Jenis-jenis buah dan sayur yang rendah serat, tapi tetap memiliki vitamin dan mineral penting di antaranya kacang panjang, asparagus, buncis muda, tomat, brokoli, labu siam, wortel, pisang, melon, aprikot dan alpukat. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang rendah serat lainnya seperti pasta, nasi putih, kentang, roti tawar, dan lain sebagainya.


Makanan untuk tipes yang harus dihindari

Makanan pedas memang menggugah selera, tapi makanan jenis ini harus dihindari orang yang terkena tipes. Tipes membuat usus Anda luka akibat infeksi bakteri Salmonella Typhi.
Nah, makanan pedas akan membuat organ pencernaan terutama usus akan mengalami rasa panas hingga terjadi pembengkakan atau mungkin pendarahan. Hal ini tentu saja akan memperparah keadaan dan memperlama proses penyembuhan dari penyakit tipes itu sendiri.
Selain makanan pedas, ada makanan dan minuman lain yang harus dihindari saat terkena tipes, yaitu:
  • Makanan berlemak tinggi seperti santan, gorengan, junk food, dan lain sebagainya.
  • Makan mentah, seperti sushi dan salad (tanpa direbus).
  • Makan berbumbu tajam.
  • Makan cepat saji.
  • Minuman berkafein, soda dan alkohol.
 
Baca Juga:

Berikut tips untuk penderita tifus :
  1. Makan makanan yang dimasak atau dibentuk  lebih mudah dicerna dan mudah diserap (bahan makanan sederhana). Makanan diusahakan lebih lembek, lunak, atau berkuah. Ini bertujuan untuk mempermudah  sistem pencernaan karena pada tifus bakteri menyebabkan saluran pencernaan dalam kondisi yang kurang baik dan butuh waktu dalam proses penyembuhan.
  2. Makan makanan yang mengutamakan porsi protein karena dibutuhkan dalam proses penyembuhan dan untuk sistem kekebalan misalnya daging ayam, sapi, ikan, dan lain-lain. Sebaiknya dibuat  lebih lunak dan berukuran lebih kecil. Misalnya disuir dan direbus membuatnya menjadi sup atau cream. Menggoreng produk makanan ini akan mebuatnya lebih keras dan sulit dicerna oleh pencernaan orang yang sakit tifus. Variasikan dengan  pada kacang-kacangan yang direbus,susu, dan yogurt.
  3. Kurangi asupan serat sementara waktu karena serat merupakan zat gizi yang sulit dicerna dan menimbulkan kesulitan dalam proses pencernaan.
  4. Cukupi kebutuhan cairan tubuh 8-12 gelas per hari.
  5. Jika mengalami sembelit, bisa minum jus buah yang disaring (untuk mengurangi seratnya) dan dibuang ampasnya. Namun jika pasien mencret hindari jus buah. Buah yang disarankan untuk dimakan pada pasien mencret adalah pisang.
  6. Hindari makanan asam, pedas dan berminyak,  makanan mentah seperti sushi, salad, berlemak tinggi, kol, daging berserat kasar, makanan berlemak, makanan dan minuman yang terlalu manis, asam, pedas, dan berbumbu tajam, untuk mencegah perut yang semakin tidak nyaman.

Jika Anda menderita sakit tifus, cobalah untuk berpuasa dari makanan yang tidak diperbolehkan dikonsumsi tersebut. Hal ini bisa membantu Anda pulih dari sakit lebih cepat. Selain menghindari makanan di atas, untuk mendapatkan kesembuhan yang lebih cepat penderita tifus sangat disarankan untuk istirahat yang cukup, minum banyak air, dan mengatur pola makan yang lebih baik.

wow Luar baiasa ini manfaat pare bagi tubuh

Pare adalah salah satu tumbuhan merambat yang mudah ditemukan di negara tropis seperti Indonesia. Meski cukup melimpah, sayuran satu ini tidak begitu diminati karena rasa pahit yang terkandung di dalamnya.
Kamu salah satu yang tidak menyukai pare karena tidak begitu enak dikonsumsi? Ternyata rasa pahit di pare justru menjadi kelebihan sayuran berwarna hijau ini.

 Pare Pahit (Momordica Charantia) merupakan salah satu jenis tanaman yang merupakan anggota keluarga dari mentimun (Cucurbitaceae). Pare pahit biasanya tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Oleh karena itu, Pare pahit memiliki beberapa sebutan di tiap daerah. Di daerah Jawa Barat buah pare disebut dengan nama Paria, sedangkan di daerah Sumatera disebut pepare, dan di Eropa buah ini disebut dengan nama Bitter Mellon.

 Melihat kandungannya seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B1, serat, protein, karbohidrat, fosfor, serta zat-zat lain, kira-kira apa saja sih manfaat pare yang bisa kita peroleh? Simak daftarnya berikut ini!


 wow  Luar baiasa ini manfaat pare bagi tubuh 



Manfaat Pare Berdasarkan Kandungan Gizinya

Sayuran pare sangat rendah kalori, dengan hanya menyediakan 17 kalori per 100g. Namun demikian, tidak hanya itu pare juga mengandung fitonutrien, serat, mineral, vitamin dan anti oksidan. Dan bersama-sama memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh :
  1. Phyto Nutrien – Pare mengandung phyto terutama polipeptida-P yaitu insulin tanaman yang dikenal untuk menurunkan kadar gula darah. Selain itu, agen hipoglikemik yang disebut charantin meningkatkan penyerapan glukosa dan glikogen sintesis dalam sel-sel hati, otot dan jaringan adiposa. Bersama-sama, senyawa ini pare telah dianggap bertanggung jawab atas penurunan kadar gula darah dalam pengobatan diabetes tipe-2.
  2. Folat – Pare segar merupakan sumber folat yang sangat baik sekitar 72 mg / 100 g (18% dari RDA). Folat, ketika dikonsumsi oleh ibu selama waktu awal kehamilan akan membantu mengurangi timbulnya cacat tabung saraf pada bayi yang baru lahir.
  3. Vitamin C – Pare segar merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin C (100 g pare mentah menyediakan 84 mg atau sekitar 140% dari RDI). Manfaat vitamin C merupakan salah satu antioksidan alami yang kuat dan membantu mengikat radikal bebas yang merusak tubuh manusia.
  4. Flavanoid – Flavanoid adalah sumber yang sangat baik bagi kesehatan. Manfaat flavonoid seperti ß-karoten, α-karoten, lutein, dan zeaxanthin. Selain itu juga berisi sejumlah vitamin A. Senyawa-senyawa ini membantu bertindak melindungi terhadap radikal oksigen yang diturunkan bebas dan spesies oksigen reaktif (ROS) yang berperan dalam penuaan, kanker dan berbagai penyakit.
  5. Vitamin B Kompleks – Selain itu, itu pare merupakan sumber moderat vitamin B kompleks seperti niasin (vitamin B-3), asam pantotenat (vitamin B-5), piridoksin (vitamin B-6) dan mineral seperti zat besi, seng, kalium, mangan dan magnesium.
  6. Serat – Pare dapat merangsang pencernaan yang mudah dan gerakan peristaltik pada makanan melalui usus sampai diekskresikan dalam tubuh. Dengan demikian, hal ini akan membantu dalam mengurangi gangguan pencernaan dan masalah sembelit

Berikut ini manfaat pare untuk kulit dan rambut :


1. Mencegah Masalah Kulit
Manfaat pare dapat mengobati penyakit kulit atau infeksi kulit, eksim, dan psoriasis. Konsumsi pare secara teratur jus membantu tubuh meningkatkan kondisi psoriasis serta infeksi jamur lain seperti cacing cincin.
2. Anti Penuaan
Pare mengandung vitamin C, yang merupakan antioksidan alami. Antioksidan akan memerangi dan menghilangkan radikal bebas berbahaya. Antioksidan membantu untuk mencegah keriput dengan memperlambat proses penuaan. Hal tersebut juga melindungi kulit dari kerusakan oleh sinar ultraviolet matahari.
3. Rambut Berkilau
Untuk memberikan kilau alami  rambut, campur secangkir jus segar pare dengan yogurt dan oleskan pada rambut. Cuci rambut setelah beberapa lama, untuk membuat rambut berkilau dan indah.
4. Anti Ketombe
Ketombe adalah masalah umum dan sebagian besar disebabkan karena konsumsi makanan yang tidak sehat dan paparan polusi. Untuk menangkal ketombe, dapat mencoba perawatan rambut dengan campuran pare dan biji jintan. Lakukan perawatan rambut ini selama 1 bulan, untuk menyingkirkan ketombe.
5. Mengatasi Kulit Kepala Kering dan Gatal
Untuk memerangi rambut kering dan kulit kepala gatal, gosok sepotong pare di atas kulit kepala dan pijat dengan gerakan melingkar, kemudian bilas dengan air jernih. Untuk mengurangi rasa gatal, lakukan perawatan rambut dengan campuran pare dengan manfaat alpukat atau manfaat pisang sebagai masker rambut dan terapkan pada kulit kepala. Lakukan hal ini setidaknya sekali seminggu untuk menyingkirkan gatal pada kulit kepala.
6. Mengatasi Rambut Berminyak
Peningkatan asupan makanan yang berminyak dapat menyebabkan akumulasi minyak berlebih pada rambut. Jika memiliki rambut berminyak, terlebih dahulu harus membatasi konsumsi makanan berminyak. Terapkan campuran jus pare dan manfaat cuka apel untuk menghilangkan kelebihan minyak pada rambut.
7. Mengatasi Rambut Kasar dan Kusut
Memiliki rambut yang kasar dan kusut akan sangat sulit di atur, namun jus pare dapat membantu masalah ini. Secangkir jus pare dapat diterapkan pada rambut selama 10 sampai 15 menit, kemudian bilas rambut. Hal ini akan membantu memperbaiki tekstur rambut, membuatnya lembut dan mengkilap.
8. Super ampuh untuk mengatasi diabetes
Pare memiliki kandungan Phytonutrient dan Polipeptida-P yang sangat ampuh sebagai sebagai insulin yang dapat berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Konsumsi pare juga dapat mencegah naiknya gula dara bagi anda penderita pra diabetes.
9. Mengatasi permasalahan pernafasan
Pare pahit merupakan salah satu herbal sayuran yang dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pernafasan seperti asma, batuk, maupun pilek.
10. Menjaga kandungan dan pada masa kehamilan
Pare memiliki kandungan asam folat yang cukup untuk menjaga kehamilan, janin, serta perkembangan janin agar tumbuh dan kembang hingga hari kelahiran nanti.
11. Mengobati malaria
Penyakit mematikan ini ternyata dapat dibantu dengan konsumsi pare, kandungan karbohidrat dan albiminoid dalam pare membantu mengurangi malaria.
12. Mengatasi radikal bebas
Pare memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi, kita tau manfaat antioksidan sendiri sangat penting untuk mencegah dan mengatasi radikal bebas.
13. Pengobatan HIV
Menakjubkan!!! itu lah yang dapat digambarkan untuk pare ini. Tes laboratorium awal menunjukkan bahwa senyawa fitokimia tertentu dalam getah pahit mungkin efektif dalam pengobatan infeksi HIV.
14. Pencegahaan Penuaan dini
Selain manfaat olahraga yang sudah pasti dapat mengatasi dan mencegah penuaan dini, ternyata senyawa flavonoid dapat mencegah penuaan dini.


15. Mencegah kanker
Masih kandungan flavanoid yang cukup ampuh untuk mencegah kanker, konsumsi rutin pare juga dapat membantu pencegahan berbagai jenis kanker. Hal ini dikarenakan kemampuannya untuk mengatasi radikal bebas dalam tubuh.
16. Membantu kecerdasan janin
Kandungan asam folat yang cukup tinggi dapat membantu kecerdasan janin dalam kandungan, selain tentunya dapat membantu agar janin selalu sehat hingga 9 bulan.
17. Rendah Kalori, baik untuk anda yang sedang diet
Pare adalah jenis sayuran yang cukup rendah kandungan kalorinya dibandingkan dengan berbagai jenis sayuran lainnya. Sangat cocok bagi anda yang ingin diet.
18. Baik untuk hati dan berbagai jaringan sel dalam tubuh
Pare mengandung Charantin yang dapat membantu meningkatkan pengambilan glukosa dan sintesis glikogen di dalam sel jaringan hati, otot, dan lemak (adiposa).
19. Membantu menjaga keseimbangan gizi
Pare adalah salah satu sayuran yang kaya akan mineral, antioksidan dan vitamin yang sangat lengkap bagi kebutuhan tubuh. Mengkonsumsi pare dapat membantu menjaga keseimbangan gizi dalam memenuhi angka kebutuhan gizi manusia.
20. Membantu pembentukan otot serta sel
Uniknya pare juga dapat membantu membantu pembentukan otot serta sel melalui kandungan protein yang terdapat dalam satu buah pare.
21. Super ampuh buat mata
Siapa yang tidak kenal manfaat vitamin A bagi kesehatan dan manfaat vitamin A bagi mata yang sudah dikenal ratusan tahun. Efek kandungan vitamin A ini juga cukup tinggi di pare, Jadi konsumsi pare secara rutin dapat membantu menjaga mata agar tetap sehat.

 

13 Efek Samping Pare untuk Diketahui

 1. Keguguran
Bagi wanita hamil memang tidak disarankan mengonsumsi pare dalam jumlah banyak. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya pare memiliki kandungan folat yang bermanfaat bagi pertumbuhan janin. Namun, baiknya calon ibu mengetahui bahwa konsumsi tersebut harus sesuai dengan petunujuk serta anjuran dari dokter. Pare juga mengandung momorcharins yang merangsang rahim, senyawa inilah yang dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran janin. (baca: Lidah Ada Bintik Putih Pada Anak)
2. Gula Darah Turun Drastis
Kadar gula darah yang turun dengan mengonsumsi pare sesungguhnya merupakan pertanda baik bagi penderita diabetes. Namun, konsumsi pare secara berlebihan justru akan menyebabkan gula darah menurun secara drastis. Perlu diingat bahwa kadar gula darah tidaklah selalu harus diturunkan tetapi wajib untuk dikontrol. Ketika memang gula darah tinggi, barulah ambil tindakan untuk menurunkannya, tapi bila sehat dan normal maka tak sebaiknya Anda mengonsumsi pare berlebih supaya gula darah tidak makin rendah.
Artikel Terkait:
3. Nyeri Perut
Pare secara berlebihan dikonsumsi dapat menimbulkan rasa panas pada lambung. Hal ini menjadi awal munculnya rasa nyeri pada perut. Tentunya rasa nyeri ini akan sangat mengganggu bila tidak segera diatasi. Cara mengatasinya adalah dengan meminum air hangat serta mengompres perut dengan handuk hangat agar nyeri berangsur menghilang. Rasa nyeri tersebut bahkan bias mengganggu aktifitas karena menyebabkan seseorang kesulitan bergerak.
4. Diare
Nyeri pada lambung akan berlanjut pada kondisi sembelit serta diare. Diare yang disebabkan karena keracunan pare secara berlebihan dapat diamati melalui feses yang dikeluarkan. Feses akan berwarna hijau kehitaman dan kondisi ini harus segera mendapat penanganan dari medis karena jika dibiarkan dapat menyebabkan lemas bagi seseorang. Pertolongan pertama bisa diatasi dengan oralit, namun kondisi ini tidak bisa ditunggu hingga lebih dari 24 jam jika tidak terjadi perubahan. Hal tersebut akan berakibat fatal karena seseorang bisa saja pingsan akibat terlalu lemah kondisinya.
(baca juga: Minuman Penambah Tinggi Badan, Penyebab Kaki Bengkak Tiba Tiba)

5. Kemandulan
Zat momorcharins yang terkandung dalam pare dapat menyebabkan anti infertilitas pada pria. Hal ini disebabkan momorcharins bertindak menyerang sperma dengan cara membunuh kualitas sperma yang dihasilkan oleh testis. Dari kondisi inilah maka diyakini pare dapat menyebabkan kemandulan terutama bagi pria.
6. Impotensi
Pare berpotensi merusak buah zakar atau testis sehingga bisa berakibat impotensi serta ejakulasi dini bagi sebagian pria, terutama bagi mereka yang juga menderita obesitas. Maka dari itu disarankan bagi pria untuk mengonsumsi pare dengan kadar yang 2 kali lebih rendah dibandingkan dengan wanita.
(baca juga: Terapi Psikologi untuk Depresi, Penyebab Bintik Merah Pada Bibir)
7. Gangguan Liver
Getah pada tanaman pare jika tidak dimasak secara benar akan menyebabkan gangguan liver. Zat momorcharins adalah senyawa yang dengan kadar tinggi dapat menjadikan liver bekerja lebih keras dan mengalami gangguan apabila tidak diimbangi dengan konsumsi sayuran atau buah dengan antioksidan tinggi.
Baca Juga:
8. Kegagalan Operasi
Mengonsumsi pare tidak disarankan bagi seseorang yang dalam masa kemoterapi, sedang menjalani metode pengobatan tertentu, serta seseorang yang akan menjalankan operasi bedah. Hal ini dikarenakan kandungan momorcharins pada pare yang sangat berpengaruh pada kontrol gula darah akhirnya menjadikan kondisi tidak stabil pada kadar gula darah pada pasien operasi.
Jika mengonsumsi pare ketika hendak operasi malah justru akan mengakibatkan efek yang serius nantinya. Bisa-bisa kegagalan operasi terjadi dan penyakit yang seharusnya bisa diatasi dengan operasi malah justru makin parah. Itulah mengapa sangat perlu memerhatikan pemakaian pare dan tidak boleh sembarangan walau tergolong herbal.
9. Perubahan Hormon
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi sayuran pahit akan berpengaruh pada hormon seseorang. Pare termasuk satu diantaranya. Kandungan cucurbitacins penyebab rasa pahit pada pare akan memengaruhi hormon yang dapat menimbulkan perubahan mental seperti:

  • Mudah emosi
  • Pelupa
  • Sulit konsentrasi
Perubahan hormon ini sebaiknya segera disadari oleh orang terdekat untuk dilakukan penanganan guna menurunkan kadar hormon. Hal ini dikhawatirkan menjadi lebih parah dan memengaruhi proses metabolisme tubuh yang memang bergantung pada kadar hormon yang harus stabil.
(baca: Makanan untuk Meningkatkan HB, Efek Samping Kemoterapi)
10. Migrain
Sebagian penggemar pare menyebutkan efek samping lain yang ditimbulkan oleh tanaman ini adalah rasa sakit di kepala sebelah atau biasa disebut migrain. Migrain masih termasuk dalam jenis sakit kepala yang tergolong paling umum dan ini akan terjadi setelah mengonsumsi pare selama jangka waktu satu bulan tanpa henti. Meski maksud hati menyembuhkan penyakit lain dengan pare, konsumsi jangka lama tidaklah dianjurkan.
Oleh karena itu disarankan bahwa mengonsumsi pare sebagai herbal sebaiknya dikonsultasikan dulu kepada tim medis. Ini guna untuk mencegah efek samping yang berpotensi timbul karena pemakaian jangka lama. Pastikan juga takarannya tepat agar tidak kelebihan dosis.
Baca Juga:
Secara singkat pare adalah tanaman yang sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan manusia. Akan tetapi perlu kiranya memperhatikan bahwa mengonsumsi suatu jenis makanan tertentu tidaklah harus berlebihan meskipun dimulai karena sedang menjalankan pengobatan. Tetap segala sesuatunya ada takarannya dan yang berlebihan itu tak baik bagi tubuh kita.
Dengan memerhatikan penggunaannya secara seksama, manfaat optimal dari pengobatan dengan pare akan mudah didapatkan tanpa meninggalkan efek samping atau penyakit yang baru. Demikian artikel informatif mengenai efek samping pare, semoga bermanfaat bagi anda!

 

Manfaat pare Sudah sejak lama pare dipercaya sebagai tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah yang dalam bahasa Inggris disebut bitter melon ini memang kaya akan nutrisi. Pare mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B1, B2, B3, dan folat. Baca juga: Jangan Sepelekan Kualitas Nutrisi dalam Telur Selain itu, buah ini juga mengandung berbagai mineral, seperti zat besi, kalsium, kalium, seng, magnesium, dan fosfor. Tidak ketinggalan karbohidrat, antioksidan, dan serat. Manfaat pare yang paling terkenal adalah menurunkan gula darah. Beberapa studi menunjukkan, mengonsumsi pare dapat menurunkan gula darah dan kadar HbA1c (pemeriksaan untuk memantau kadar gula darah selama periode tertentu) pada penderita diabetes tipe 2. Pare mengandung senyawa kimia yang berperan seperti insulin, sehingga dapat menurunkan gula. Akan tetapi, ada pula studi lain yang menyatakan bahwa pare tidak memiliki dampak signifikan sebagai pengobatan diabetes. Karena itu, manfaat pare yang satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Selain itu, pare juga diduga memiliki sederet manfaat, sebagai berikut: 1. Mengatasi gangguan pencernaan Rasanya yang pahit membuat pare dipercaya mengatasi konstipasi. Namun, efek samping pare dapat memicu rasa mulas dan memperparah gejala maag. 2. Melawan infeksi Pare dapat digunakan untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti Streptobaccilus, E. coli, Salmonella, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas. 3. Meningkatkan imunitas pada penderita HIV dan kanker Berdasarkan studi, pare dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus seperti HIV. Studi juga menunjukkan bahwa pare memiliki sifat antikanker. Ekstrak dari buah pare dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Namun masih diperlukan penelitian klinis lebih lanjut untuk memastikan dosis aman, efek samping, serta efektivitas pare dalam mengobati kondisi tersebut. Baca juga: Pare, Sayur Pahit Kaya Gizi 4. Mengurangi peradangan pada penyakit liver Dalam suatu penelitian di laboratorium, antioksidan pada pare terlihat mampu mengikat radikal bebas dan mengurangi peradangan pada penyakit hati. Namun efek ini masih perlu diteliti lebih lanjut pada manusia. 5. Menurunkan kolestrol buruk (LDL) dan meningkatkan kolestrol baik (HDL) Pada percobaan yang dilakukan terhadap hewan percobaan yang diberi ekstrak pare selama 30 hari, terjadi penurunan LDL dan peningkatan HDL. 6. Menurunkan berat badan Pada studi yang juga dilakukan pada hewan percobaan, pare menunjukkan pengaruh pada penurunan berat badan. Selain itu, pare juga dipercaya dapat mengatasi batu ginjal, psoriasis, dan abses kulit, serta luka. Namun data tersebut belum terkonfirmasi dengan penelitian yang akurat dan terpercaya. Di balik manfaatnya, perlu juga diperhatikan jika konsumsi pare berlebihan dalam jangka panjang tidak disarankan. Bahan alami apa pun tidak selalu aman jika dikonsumsi berlebihan. Pare untuk ibu hamil Pare memang dikenal bermanfaat, namun buah satu ini tidak disarankan dikonsumsi ibu hamil, baik diolah dalam masakan maupun dimakan langsung. Senyawa kimia dalam pare diduga dapat memicu perdarahan pada rahim sehingga menimbulkan keguguran. Ibu menyusui juga tidak disarankan mengonsumsi pare, karena zat aktif di dalamnya bisa ditransfer pada bayi melalui ASI. Baca juga: ?Working Mom? Masih Bisa Memberi ASI, asalkan... Sejauh ini penelitian yang membahas bahaya dan manfaat pare untuk ibu hamil masih minimal. Jika ingin mengonsumsinya selama kehamilan, sebaiknya konsultasikan lebih dulu pada dokter spesialis kandungan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yuk, Mengenal Ragam Khasiat Pare ", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/16/230000420/yuk-mengenal-ragam-khasiat-pare-.

Editor : Glori K. Wadrianto
Manfaat pare Sudah sejak lama pare dipercaya sebagai tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah yang dalam bahasa Inggris disebut bitter melon ini memang kaya akan nutrisi. Pare mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B1, B2, B3, dan folat. Baca juga: Jangan Sepelekan Kualitas Nutrisi dalam Telur Selain itu, buah ini juga mengandung berbagai mineral, seperti zat besi, kalsium, kalium, seng, magnesium, dan fosfor. Tidak ketinggalan karbohidrat, antioksidan, dan serat. Manfaat pare yang paling terkenal adalah menurunkan gula darah. Beberapa studi menunjukkan, mengonsumsi pare dapat menurunkan gula darah dan kadar HbA1c (pemeriksaan untuk memantau kadar gula darah selama periode tertentu) pada penderita diabetes tipe 2. Pare mengandung senyawa kimia yang berperan seperti insulin, sehingga dapat menurunkan gula. Akan tetapi, ada pula studi lain yang menyatakan bahwa pare tidak memiliki dampak signifikan sebagai pengobatan diabetes. Karena itu, manfaat pare yang satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Selain itu, pare juga diduga memiliki sederet manfaat, sebagai berikut: 1. Mengatasi gangguan pencernaan Rasanya yang pahit membuat pare dipercaya mengatasi konstipasi. Namun, efek samping pare dapat memicu rasa mulas dan memperparah gejala maag. 2. Melawan infeksi Pare dapat digunakan untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti Streptobaccilus, E. coli, Salmonella, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas. 3. Meningkatkan imunitas pada penderita HIV dan kanker Berdasarkan studi, pare dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus seperti HIV. Studi juga menunjukkan bahwa pare memiliki sifat antikanker. Ekstrak dari buah pare dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Namun masih diperlukan penelitian klinis lebih lanjut untuk memastikan dosis aman, efek samping, serta efektivitas pare dalam mengobati kondisi tersebut. Baca juga: Pare, Sayur Pahit Kaya Gizi 4. Mengurangi peradangan pada penyakit liver Dalam suatu penelitian di laboratorium, antioksidan pada pare terlihat mampu mengikat radikal bebas dan mengurangi peradangan pada penyakit hati. Namun efek ini masih perlu diteliti lebih lanjut pada manusia. 5. Menurunkan kolestrol buruk (LDL) dan meningkatkan kolestrol baik (HDL) Pada percobaan yang dilakukan terhadap hewan percobaan yang diberi ekstrak pare selama 30 hari, terjadi penurunan LDL dan peningkatan HDL. 6. Menurunkan berat badan Pada studi yang juga dilakukan pada hewan percobaan, pare menunjukkan pengaruh pada penurunan berat badan. Selain itu, pare juga dipercaya dapat mengatasi batu ginjal, psoriasis, dan abses kulit, serta luka. Namun data tersebut belum terkonfirmasi dengan penelitian yang akurat dan terpercaya. Di balik manfaatnya, perlu juga diperhatikan jika konsumsi pare berlebihan dalam jangka panjang tidak disarankan. Bahan alami apa pun tidak selalu aman jika dikonsumsi berlebihan. Pare untuk ibu hamil Pare memang dikenal bermanfaat, namun buah satu ini tidak disarankan dikonsumsi ibu hamil, baik diolah dalam masakan maupun dimakan langsung. Senyawa kimia dalam pare diduga dapat memicu perdarahan pada rahim sehingga menimbulkan keguguran. Ibu menyusui juga tidak disarankan mengonsumsi pare, karena zat aktif di dalamnya bisa ditransfer pada bayi melalui ASI. Baca juga: ?Working Mom? Masih Bisa Memberi ASI, asalkan... Sejauh ini penelitian yang membahas bahaya dan manfaat pare untuk ibu hamil masih minimal. Jika ingin mengonsumsinya selama kehamilan, sebaiknya konsultasikan lebih dulu pada dokter spesialis kandungan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yuk, Mengenal Ragam Khasiat Pare ", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/16/230000420/yuk-mengenal-ragam-khasiat-pare-.

Editor : Glori K. Wadrianto

manfaat nanas baik dari segi nutrisi maupun untuk tubuh bagi kesehatan

Suka makan nanas? Berbahagialah! Sebab, manfaat buah nanas ternyata sangat banyak. Selain itu, buah nanas juga mengandung berbagai nutrisi yang baik bagi kesehatan.
Buah ini dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan pencernaan serta menjaga kesehatan tulang. Kandungan menyehatkan yang dimiliki nanas juga tergolong lengkap mulai dari vitamin hingga karbohidrat.

 Dibalik kulitnya yang sedikit tajam, nanas mengandung nutrisi, vitamin, dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk bekerja optimal. Nanas sangat rendah kalori. Satu buah nanas segar hanya mengandung 82 kalori.

 manfaat nanas baik dari segi nutrisi maupun untuk tubuh bagi kesehatan


Manfaat Nutrisi Buah Nanas Per (165g)

Kalori 82.5 (345 kj) 4%
  • Karbohidrat 77.8 (326 kj)
  • Lemak 1.7 (7.1 kj)
  • Protein 3.0 (12.6 kj)
NOTE : KJ (Kilo Joule)
Vitamin
  • Vitamin A 95.7 IU (2%)
  • Aktivitas Retinol Setara 5.0 mcg
  • Beta karoten 57,8 mcg
  • Vitamin C 78. mg (131%)
  • Vitamin K 1.2 mcg (1%)
  • Thiamin 0,1 mg (9%)
  • Riboflavin 0,1 mg (3%)
  • Niasin 0,8 mg (4%)
  • Vitamin B6 0,2 mg (9%)
  • Folat 29.7 mcg (7%)
  • Makanan Folat 29.7 mcg
  • Aset Folat Setara 29.7 mcg
  • Asam pantotenat 0.4 mg (4%)
  • Kolin 9.1 mg
  • Betaine 0,2 mg
Mineral
  • Kalsium 21.5 mg (2%)
  • Besi 0.5 mg (3%)
  • Magnesium 19.8 mg (5%)
  • Fosfor 13.2 mg (1%)
  • Kalium 180 mg (5%)
  • Sodium 1.7 mg (0%)
  • Seng 0,2 mg (1%)
  • Tembaga 0,2 mg (9%)
  • Mangan 1.5 mg (76%)
  • Selenium 0,2 mcg (0%)
Protein 0.9 g (2%)
  • Tryptophan 8.3 mg
  • Threonine 31.3 mg
  • Isoleusin 31.3 mg
  • Leusin 39,6 mg
  • Lisin 42.9 mg
  • Metionin 19.8 mg
  • Sistin 23.1 mg
  • Fenilalanin 34.7 mg
  • Tirosin 31.3 mg
  • Valin 39,6 mg
  • Arginine 31.3 mg
  • Histidin 16.5 mg
  • Alanine 54.5 mg
  • Asam aspartat 200 mg
  • Asam glutamat 130 mg
  • Glycine 39,6 mg
  • Proline 28.1 mg
  • Serine 57,8 mg
Karbohidrat
  • Total Karbohidrat 21.6g (7%)
  • Serat Makanan 2.3g (9%)
  • Gula 16.3g



Fakta dan Sejarah Buah Nanas

Nanas merupakan salah satu tanaman tropis yang memiliki ketinggian sekitar 5-8 kaki yang tumbuh menyebar sekitar radius 3-4 kaki. Tanaman ini memiliki daun yang menyerupai jarum pada ujungnya, kulit buahnya kasar dan sedikit tajam.
Secara ilmiah, buah ini biasa disebut dangan Ananas Comosus dan masih termasuk famili Bromeliaceae, dalam genus Ananas.
Buah nanas ini telah banyak diteliti oleh para ahli dan memang benar, sangat banyak dan beragam manfaat yang terkandung di dalam buah iklim tropis ini.
Perlu diketahui, bahwa buah nanas dulunya merupakan buah yang berasal dari penduduk pribumi Paraguay lokal Amerika Selatan. Lalu dibawa oleh Columbus ke Spanyol saat setelah menemukan benua Amerika pada tahun 1493


Setelah itu, buah nanas menyebar sampai ke seluruh dunia oleh pelaut Eropa pada abad ke- 15 dan ke- 16. Bertujuan sebagai perlindungan dari penyakit yang diakibatkan kekurang mengonsumsi vitamin C, biasa disebut penyakit scurvy.
Berbagai manfaat kesehatan terkandung dalam buah nanas. memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyehatkan tulang, mengatasi rasa nyeri, melancarkan pencernaan, dan lain sebagainya.


Berikut ulasan manfaat nanas :


1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Baik, sistem kekebalan tubuh yang bagus akan dapat mecegahnya penyakit yang akan menyerang tubuh seperti batuk, pilek, sakit tenggorokkan bahkan penyakit parah seperti bronchitis sekalipun.
ADVERTISEMENT
Kandungan bromelain yang terdapat dalam buah nanas juga dikenal sebagai zat anti kanker.
Mengkonsumsi buah nanas akan baik mencegah terserangnya penyakit kanker.
2. Kaya Akan Kandungan Vitamin C
Buah nanas memiliki kandungan bromealin dan juga vitamin C yang sangat tinggi serta kaya akan antioksidan dimana kandungan tersebut dapat melawan adanya radikal bebas yang akan menyerang tubuh.
Buah nanas yang memiliki kandungan vitamin C tersebut bermanfaat sebagai pencegahnya penumpukan plak pada arteri atheroscldrosis yang dapat menimbulkan penyakit jantung

3. Dapat Menyehatkan Tulang
Buah nanas mengandung magnesium dan juga kalium yang mana dapat bermanfaat untuk membantu dalam memperkuat tulang serta jaringan ikat

4. Kaya Dengan Kandungan Serat
Kandungan serat yang terdapat dalam buah nanas dapat menyehatkan serta mengoptimalkan kerja usus, juga dapat mengobati cacingan serta menghilangkan penumpukan racun yang ada pada ginjal dan hati.
5. Dapat Mengatasi Rasa Nyeri
Hal tersebut tidak banyak yang tahu bahwa sebuah jus nanas merupakan minuman yang sehat bagi para binaragawan dikarenakan memiliki kandungan bromelain yang dapat mengatasi sakit pada otot tubuh seperti nyeri pada persendian.
Kandungannya yang ada pada buah nanas juga dapat meminimalisir terjadiya pembekuan darah.
6. Kesehatan Pencernaan
Buah nanas yang dijadikan jus dapat bermanfaat untuk mengobati penyakit sembelit dan mengatasi rasa mual. Manfaat jus nanas lainnya yaitu mengatasi pencernaan.
Sekalian itu buah nanas yang mana mengandung serat dan nutrisi tersebut akan bermanfaat menjaga keteraturan usus.
Enzim yang terkandung dalam nanas yang dijadikan jus akan berperan dalam meningkatkan fungsi usus.

7. Meredahkan Terjadinya Peradangan
Kandungam mromelain yang terdapat dalam buah nanas bermanfaat sebagai zat anti peradangan, anti pengentalan darah dan juga anti kanker.
Sebuah penelitian menjelaskan hasil bawasannya saat mengkonsumsi buah nanas dengan teratur akan membantu melawan arthritis juga masalah pencernaan.
ADVERTISEMENT
Kandungan broelain pada buah nanas sering dimanfaatkan sebagai khasiat untuk mengatasi masalah peradangan pada kulit seperti dapat mengobati memar, kesleo, mengurangi bengkak serta dapat mengurangi rasa sakit.
8. Penyembuhan Sangat Cepat
Kandungan yang terdapat dalam buah nanas tersebut bersifat sebagai anti inflamasi yang bermanfaat untuk menyembuhkan luka dengan sangat cepat.
Agar luka dapat sembuh, cara mengobati dengan nanas cukup dengan mengoleskan jus nanas di area yang terasa sakit.
Buah nanas yang dijadikan jus juga dapat membantu membersihkan luka sehingga prosesnya menjadi lebih cepat.
9. Kesehatan Pada jantung
Dalam memperlancar kinerja jantung dan juga mengurangi pembekuan dalam darah maka hasil dari sebuah penelitian di Firlandia menunjukan hasil bahwa asupan vitamin C yang mencukupi tubuh bermanfaat untuk menurunkan resiko terserangnya penyakit jantung koroner.
9. Dapat Menyegarkan Tubuh
Buah nanas juga bermanfaat menhegarkan tubuh dan menghilangkan rasa kelelahan sehingga disarankan untuk rutin mengkonsumsi jus dipagi hari.
10. Dapat Menjaga Kesehatan Gusi Gigi
Kandungan vitamin C yang terdapat dalam buah nanas dapat berfungsi untuk menurunkan resiko peradangan gusi dan juga mencegah penyakit lainnya yang berhubungan dengan gusi gigi.
11. Mencegah Penyakit Katarak
Vitamin C dalam buah nanas berperan penting dalam mengatasi kesehatan pada  mata.
Dari sebuah penelitian telah ditunjukan bahwa asupan tinggi dari vitamin C akan sangat membantu dalam mengurangi resiko penyakit katarak.
Vitamin C secara umum memang dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan mata serta mencegah degenerasi manusia.
12. Mencegah Terserangnya Penyakit Asma
Buah nanas juga merupakan buah yang dati beta karoten yang diubah menjadi vitamin A dimana berperan ktif selama proses pencernaan di dalam tubuh.
Dari sejumlah studi yang telah dilakukan, menunjukan bahwa kandungan beta karoten tersebut dapat bermanfaat untuk mengurangi resiko terserang penyakit asma namun penelitian tersebut memang masih dalam tahap awal dari proses penelitiannya.
13. Sebagai Kesuburan Pria dan Wanita
Ini yang menjadi unik. Buah nanas yang dijadikan jus ini memiliki kandungan berupa vitamin dan mineral seperti vitamin C yang disebutkan sebelumnya, beta karotem, tembaga, seng dan juga folat.
Kandungan tersebut memiliki manfaat dalam membantu meningkatkan kesuburan pada pria dan juga wanita.
Bukti lainnya bahwa jus nanas memiliki manfaat yang tidak kalah penting dalam seksualitas.
Akan tetapi bukti tersebut masih belum didukung teori ilmiah lainnya sehingga masih belum benar adanya
14. Meminimalisir Penyakit Sinusitis
Kita tahu betul banyak orang yang terkena penyakit sinusitis.
Salah satu gejala dari sinusitis  yaitu hidung tersumbat oleh lendir yang tidak dapat dikeluarkan.
Hal tersebut mengakibatkan tubuh akan mengalami pilek yang berkepanjangan.
Penyakit sinusitis senir sangat berbeda dengan influenza, dimana kondisi yang terjadi pada penyakit sinusitis , lendir yang menyumbat hidung yang terperangkap dalam rongga sehingga sulit disembuhkan.
Pada beberapa kasus, penderita yang mengalami sinusitis, melakukan operasi guna mengeluarkan lendir yang tersumbat yang menyumbat jalannya pernafasan melalui hidung tersebut.
Nah, buah nanas akan berperan penting dalam meminimalisir malah sinusitis karena buah nanas mengandung enzim yang dapat bermanfaat mencerna protein yaitu enzim bromelain yang bermanfaat sebagai anti inflamasi.
Enzim tersebut untuk mengurangi lendir dan peradangan sinusitis.
15. Sebagai Sumber Energi
Kandungan vitamin B1 yang ada di dalam buah nanas dapat bermanfaat mengubah gula menjadi energi sehingga disarankan untuk mengkonsumsi buah nanas sehari-hari atau rutin mengkonsumsi jus nanas.


Pengobatan diare gejala serta penyebabnya

 Pengobatan diare gejala serta penyebabnya




Hampir setiap orang pernah mengalami diare, mulai dari diare ringan hingga diare berat. Keluhan diare sering kali disertai dengan nyeri perut, perut kembung, dan demam. Bila Anda tidak cepat mengobatinya, diare dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Salah satunya adalah dehidrasi, yaitu kekurangan cairan tubuh, yang bila tidak segera ditangani akan dapat berakibat fatal, bahkan bisa berujung pada kematian.
Tidak semua jenis diare membutuhkan perawatan secara intensif di rumah sakit. Pada kasus diare ringan, pengobatan dapat dilakukan di rumah. Berikut ini adalah beberapa cara cepat yang bisa Anda lakukan jika Anda atau anggota keluarga lain mengalami diare.



 Bagaimana mengetahui penyebab diare?

dr Rino menuturkan penyebab dari diare bisa bermacam-macam, sehingga penanganannya pun harus sesuai dengan penyebabnya. Penyebab dari diare bisa akibat infeksi, gangguan makan atau akibat konsumsi antibiotik.

1. Diare yang disebabkan oleh infeksi
Diare seperti ini biasanya diikuti dengan demam, kotoran yang keluar berlendir atau mengeluarkan darah yang menunjukkan adanya peradangan di dalam perut.

2. Diare akibat gangguan makan

Bisa terjadi karena alergi makanan atau makanan tidak tercerna dengan baik. Diare seperti ini tidak disertai demam, kotorannya encer dan tanpa disertai sakit perut.

3. Diare akibat penggunaan antibiotik
Diare seperti ini ada dua jenis yaitu ada yang disertai mulas karena antibiotik yang digunakan merangsang gerakan usus. Satu lagi diarenya berlendir jika penggunaan antibiotiknya sudah lama atau lebih dari 10 hari.

Dengan mengetahui jenis diare ini maka bisa diobati dengan tepat. Obat anti diare yang banyak dijual umumnya hanya boleh digunakan jika diare yang terjadi bukan akibat infeksi. Sebaliknya jika terjadi akibat infeksi maka membutuhkan obat antibiotik terutama jika infeksi bakteri atau parasit.

"Sebagian besar diare yang baru terjadi pada umumnya bisa sembuh sendiri. Tapi jika diare sudah berlangsung lebih dari dua minggu, maka sudah masuk ke dalam kategori diare kronik," ujar dr Rino.


Gejala lainnya yang mungkin juga dapat terjadi adalah:
  • Penurunan berat badan.
  • Tinja berlendir, berdarah, atau mengandung makanan yang belum tercerna.
  • Demam.
  • Sakit kepala.
Sedangkan tanda-tanda yang menunjukkan penderita diare mengalami dehidrasi adalah:
  • Pusing.
  • Rasa haus berlebihan.
  • Urine menjadi sedikit atau berwarna gelap.
  • Mulut dan kulit kering.
  • Lemas.
Pada bayi atau anak-anak, dehidrasi jjuga bisa dikenali dari gejala:
  • Mata, perut, dan pipi yang terlihat cekung.
  • Air mata berkurang saat menangis.
  • Tidak ada urine pada popok selama 3 jam atau lebih.
  • Rewel.
Segera cari pertolongan medis jika Anda memiliki bayi atau anak-anak yang mengalami diare selama lebih dari 24 jam, terutama jika disertai gejala dehidrasi, demam melebihi 39 derajat Celsius, tinja mengandung nanah, atau tinja berwarna hitam.

  ada beberapa pengobatan rumahan sederhana dan efektif untuk mengatasi diare yang Anda alami.

1. Minum banyak cairan bening

Sebaiknya Anda minum banyak cairan bening seperti air putih, air kaldu, dan jus, setiap hari, dan hindari dulu minum alkohol dan kafein. Namun meski harus banyak minum cairan bening, sebaiknya ini Anda lakukan secara bertahap.
Anda bisa meningkatkan cairan yang Anda minum setidaknya 1 liter per jam selama 1-2 jam, atau lebih lama lagi jika Anda memiliki diare dengan jumlah besar. Jika Anda memiliki penyakit ginjal, jantung, atau hati dan harus membatasi cairan, bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda meningkatkan jumlah cairan yang Anda minum.

2. Coba makan makanan semipadat dan rendah serat secara bertahap

Seiring pergerakan usus yang kembali normal, Anda sebaiknya memakan makanan semipadat dan rendah serat seperti roti bakar, telur, nasi, atau ayam. Namun, menambah porsi dan asupannya sebaiknya dilakukan secara bertahap dan perlahan-lahan.

3. Hindari makanan tertentu

Karena usus Anda belum bisa mengolah makanan yang mungkin biasa Anda makan, sebaiknya Anda menghindari beberapa produk makanan seperti produk susu olahan, makanan berlemak, makanan berserat tinggi, atau makanan dengan banyak bumbu selama beberapa hari.
Dikutip dari Best Health Mag, sebaiknya Anda juga menghindari makanan yang kayak akan bahan-bahan kasar, yang bisa sulit untuk dicerna. Makanan-makanan ini termasuk kacang-kacangan, kubis, atau kubis bertunas.
Ketika Anda sudah mulai baikan, Anda bisa memakan makanan yang mudah dicerna dulu. Namun, tetap ada beberapa makanan yang harus Anda hindari, seperti:
  • Makanan pedas, buah-buahan tertentu, alkohol, dan kafein sampai 48 jam setelah semua gejala diare Anda menghilang.
  • Bila Anda memakan permen karet, hindari yang mengandung sorbitol.
  • Hindari susu selama 3 hari setelah gejala diare Anda hilang. Namun, Anda bisa memakan keju atau yogurt yang mengandung probiotik.

4. Pilih makanan yang mengandung probiotik

Probiotik mengandung sekumpulan bakteri hidup yang mirip dengan bakteri sehat yang umumnya ditemukan di dalam sistem pencernaan tubuh. Probiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri sehat yang ada untuk melawan kuman dalam saluran pencernaan Anda. Suplemen probiotik juga ada dan Anda bisa memilihnya. Bakteri bermanfaat ini juga bisa ditemukan dalam yoghurt dan keju.

5. Makan bubur wortel

Wortel merupakan sumber pektin. Anda bisa membuat bubur atau sup wortel dengan memasaknya sampai halus, lalu memblendernya dengan tambahan sedikit air dan menuangkannya di mangkuk, seperti makanan bayi. Anda bisa makan ¼ – ½ mangkuk setiap jamnya.

6. Minum teh hitam manis

Anda bisa minum teh hitam manis dengan gula. Air panas bisa membantu rehidrasi dan teh mengandung astringen tanin yang membantu mengurangi peradangan usus.

7. Makan blackberry

Sebaiknya Anda juga memakan blackberry kaya tanin yang sudah lama menjadi pengobatan rumahan yang cukup umum. Blackberry tersebut bisa Anda jadikan teh, dengan merebus 1-2 sendok makan blackberry atau daun blackberry kering dalam 1 ½ gelas air selama 10 menit, lalu seduh. Minum beberapa gelas beberapa kali sehari. Teh raspberry juga bisa jadi pilihan, karena ia juga efektif meredakan diare Anda.
BACA JUGA:


Jika diare yang Anda alami masih tergolong ringan, cepat atasi dengan melakukan langkah-langkah yang disarankan di atas. Jika diare tidak juga membaik, atau justru disertai darah, demam di atas 38,5 Celcius, dan nyeri perut hebat, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
[RN/  RVS]
Untuk memperoleh hasil yang baik pengobatan harus rasional. Diare pada anak masih merupakan problem kesehatan dengan angka kematian yang masih tinggi terutama pada anak umur 1-4 tahun, yang memerlukan penatalaksanaan yang tepat dan memadai. Pada kelompok usia 1 - 4 tahun, diare merupakan penyebab kematian terbanyak. Diare pada anak masih merupakan masalah yang memerlukan penanganan yang komprehensif dan rasional. Terapi yang rasional diharapkan akan memberikan hasil yang maksimal, oleh karena efektif, efisien dan biaya yang memadai. Terapi rasional adalah terapi yang: tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat penderita, dan waspada terhadap efek samping obat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Obati Diare Anak Bukan dengan Antibiotika", https://bola.kompas.com/read/2012/11/18/17164083/obati.diare.anak.bukan.dengan.antibiotika.
Untuk memperoleh hasil yang baik pengobatan harus rasional. Diare pada anak masih merupakan problem kesehatan dengan angka kematian yang masih tinggi terutama pada anak umur 1-4 tahun, yang memerlukan penatalaksanaan yang tepat dan memadai. Pada kelompok usia 1 - 4 tahun, diare merupakan penyebab kematian terbanyak. Diare pada anak masih merupakan masalah yang memerlukan penanganan yang komprehensif dan rasional. Terapi yang rasional diharapkan akan memberikan hasil yang maksimal, oleh karena efektif, efisien dan biaya yang memadai. Terapi rasional adalah terapi yang: tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat penderita, dan waspada terhadap efek samping obat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Obati Diare Anak Bukan dengan Antibiotika", https://bola.kompas.com/read/2012/11/18/17164083/obati.diare.anak.bukan.dengan.antibiotika