AWAS...1!1 Mengolah Daging Dengan 3 Cara ini Mampu membuat diri mu Kehilangan Nyawa


AWAS...1!1 Mengolah Daging Dengan 3 Cara ini Mampu membuat diri mu Kehilangan Nyawa



AWAS...1!1 Mengolah Daging Dengan 3 Cara ini Mampu membuat diri mu Kehilangan Nyawa  yuk mari kita ulas judul ini  Jika penelitian yang sebelumnya telah mengaitkan mengenai daging merah dengan risiko  yang akan berakibat terkena penyakit kanker,kini da sebuah penelitian yang baru mengungkap  mengenai tiga cara tentang  pengolahan daging yang dapat semakin meningkatkan berbagai risiko  misal saja kematian seperti penyakit akibat kanker payudara ini yang biasa di derita para kaum wanita  di lingkungan sekitar kita.kangker ini pun sangat gaanaas dan akan timbul kematian bagi penderitanya

biasanya paraa Wanita pengidap penyakit kanker payudara ini yang makan terkaku banyak daging  dalam wujut panggang, daging  sejenis asap, serta  daging dalam wujut bakar hal ini akan lebih lebih mungkin untuk meninggal dini dan pasti. akibat kankerpayudaara ini , dibandingkan dengan pasien yang menghindari makanan jenis olahan daging tersebut di atas ,untuk itu telah di teliti bahwa  sebuah studi AS menunjukkan.

untuk Asupan yang tinggi dari daging panggang, asap, dan bakar pada seorang wanita sehatini  juga dapat dikaitkan dengan 23 persen kemungkinan lebih tinggi dari kematian akibat berbagai sebab, untuk itu  studi ini menekankan.


AWAS...1!1 Mengolah Daging Dengan 3 Cara ini Mampu membuat diri mu Kehilangan Nyawa

 
Dari sekian pilihan memasak daging tersebut , jenis pengasapan daging merupakan yang terburuk yang akan memicu terserangnya kangker jarena salah daalam pengolahan , menurut peneliti. bahwa Rutin  dan selalu mengonsumsi daging misal saja daging sapi, domba dan babi asap akan  dikaitkan dengan risiko 17 persen lebih besar alami akan timbul kematian dari semua penyebab dan kemungkinan 23 persen lebih besar alami kematian akibat kanker payudara ini .

seorang peneliti di University of North Carolina di Chapel Hill.  "Ada banyak karsinogen yang ditemukan dalam daging panggang atau asap," kata penulis utama studi Humberto Parada,


ini yang perlu kita perhatikan sob "Salah satu yang paling umum adalah hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), yang terbentuk selama pembakaran bahan organik."

para kaum Wanita juga sangat mungkin bila  terkena karsinogen tersebut melalui asap rokok atau juga dengan polusi udara, yang berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara ini.untuk itu berhati hatilah dengan menerapkan pola makaan yang benar kita akan kleuar dari masaalah ini

ada Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa paparan bahan kimia tersebut melalui sejenis daging panggang atau  daging asap dapat meningkatkan risiko penyakit kanker payudara pada wanita , akan tetapi dengaan demikian      penelitian ini memiliki bukti baru yang harus kita cermati dan kita wajib tau  bahwa olahan daging tersebut juga mempengaruhi tingkat harapan hidup seseorang.

oke sekarang kita lihat Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute ini melibatkan 1.508 wanita yang didiagnosis dengan kanker payudara dan menganalisa baagaimana kebiasaan makan  wanita tersebut sejak tahun 1996 sampai  1997 dan kemudianini pun terus di lakukan  kembali menganalisa lima tahun kemudian.

sekarang kita lihat Dibandingkan dengan wanita yang jarang makan daging panggang, bakar, atau daging asap, para wanita yang terlalu banyak  mengonsumsi banyak daging dengan 3 cara olahan tersebutperbandinganya  31 persen lebih mungkin dan pasti  meninggal selama periode penelitian yang masih berlangsung.inilah gambaraan betapa kejamnya penyakit kangker payudara ini yang seakan akan menghantui para kaum wanita

tapi perlu di ingat Hanya saja,para kaum  wanita yang mengonsumsi sejenis  unggas dan ikan sebelum atau setelah diagnosis penyakit kanker payudara, 45 persen lebih sedikit dan rendah  kemungkinan untuk meninggal selama studi atau penelitian 

dibandingkan wanita yang mengonsumsi  daging merah.
Tingkat lebih rendah dari lemak jenuh dalam ayam dan ikan dapat menjadi alasan, jelas Dr. Pagona Lagiou, peneliti di University of Athens Medical School di Yunani yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
“Namun perlu dicatat, meningkatkan konsumsi ikan atau unggas, tanpa mengurangi asupan daging merah, mungkin akan kurang bermanfaat bagi pencegahan kanker.”

untuk  penelitian ini adalah sejenis keakuratan peserta para kaum  wanita dalam melaporkan seberapa sering mereka mengonsumsi makanan yang berbeda dan tidak menilai ukuran porsi setiap minggu, para penulis mencatat.

kata Dr. Mingyang Song, seorang peneliti di Massachusetts General Hospital di Boston dan Harvard University yang tidak terlibat dalam penelitian ini.Namun, temuan ini menunjukkan bahwa wanita harus memerhatikan bagaimana mengolah makanan untuk meminimalkan eksposur terhadap bahan kimia karsinogenik,”

demikian ulasan kota kali ini mengenai   AWAS...1!1 Mengolah Daging Dengan 3 Cara ini Mampu membuat diri mu Kehilangan Nyawa semoga bermanfaat bagi kita semuanya dan saya ucapkan banyak terimakasih atas kunjunaganya

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »