Langkah Mudah Untuk Mewaspadai Haid Tidak Normal





Langkah Mudah Untuk Mewaspadai Haid Tidak Normal



Langkah Mudah Untuk Mewaspadai Haid Tidak Normal   mari pada kesempatan kali ini  kita mengulas hal hal yang selama kita cari atau secara kebetulan kita menemukan artikel ini yang mungkin saja artikel ini bisa membauat anda keluar dari suatu kecemasan terhadap masalah yang kemungkinan timbul pada diri kita terutama bagi wanita 

 kita hendaknya tau Sehat tidaknya kondisi datang bulan dapat menjadi indikasi apakah sistem reproduksi Anda bekerja dengan baik atau tidak sehingga aapabila ada sesuatu yang tak kita inginkan bisa langsung kita aatasi sebelum terlambat paraah
 .
pada Umumnya periode menstruasi wanita adalah 3-5 hari jumplah ini bisa di katakan hal yang normal dan bila ini terjadi pada diri kita kita tak perlu risau dan cemas kaarena ini merupakan hal yang normal bagi wanita pada saat haid berlangsung

kita juga aaharus tau bahwa untuk sementara siklusnya berlangsung selama 28 hari. Namun masa menstruasi yang dialami tiap wanita memiliki karakteristik masing-masing atau massa menstruasi d setiap wanita berbeda beda , sehingga sulit untuk menentukan mana yang normal dan mana yang tidak. Beberapa wanita memang biasa mengalami periode menstruasi yang sangat singkat ini bahkan tak jaraang pula wanita mengalami hal haaid ini dalam waktu yang lama pula.

sementara yang lain lebih panjang. Volume menstruasi beberapa wanita banyak, sementara yang lain lebih sedikit. Akan tetapi ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya masalah kesehatan.


Langkah Mudah Untuk Mewaspadai Haid Tidak Normal

 

untuk Mendeteksi adanya perubahan tertentu di masa menstruasi dapat mengindikasikan kemungkinan gangguan pada organ reproduksi. oke mari kita ulas Berikut ini adalah beberapa kemungkinan perubahan yang dapat terjadi apada diri kita selama ini. 






1. apabila kita mengalami  volume menstruasi Anda lebih banyak dari biasanya,ini ulasanya

Umumnya wanita mengeluarkan volume menstruasi rata-rata 30-40 ml sebulan pada masa menstruasi. Namun beberapa wanita mengeluarkan hingga lebih dari 60 ml sebulan. Kondisi ini disebut menoragia.

Jika Anda sampai perlu mengganti pembalut hampir tiap jam, maka Anda dapat dikategorikan mengalami kondisi tersebut. Kehilangan banyak darah menyebabkan tubuh kehilangan zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin. Tanpa zat besi yang cukup, jumlah sel darah merah akan berkurang secara signifikan sehingga menyebabkan anemia. Kondisi ini ditandai dengan gejala-gejala seperti kelelahan, pucat, dan napas pendek.

perlu kita ketahui bahwa Volume menstruasi yang lebih tinggi ini dapat disebabkan hal-hal sebagai berikut:
  • adanya Kehamilan yang tidak normal atau keguguran.
  • Penggunaan IUD (intrauterine device) atau spiral sebagai metode kontrasepsi.
  • adanya Penyakit radang panggul
  • Gangguan penggumpalan darah pada tubuh kita .
  • timbul Kanker rahim.
  • Polip atau fibroid pada rahim.

ingat Kelebihan volume darah yang keluar dapat dikurangi dengan mengonsumsi kontrasepsi oral atau obat asam tranexamat yang dapat meningkatkan pembekuan darah. Namun jika volume menstruasi Anda lebih banyak dari biasanya, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Jika setelah mengonsumsi obat kondisi Anda tidak juga membaik, dokter akan menyarankan untuk menjalani pemeriksaan ultrasound (USG) untuk memeriksa organ panggul.



2. apabila anda mengalami menstruasi Anda melambat atau bahkan berhenti 


Amenorea adalah kondisi saat seorang wanita berhenti mengalami menstruasi atau sudah berumur 15 tapi belum pernah mengalami haid. Hal ini disebabkan penurunan produksi estrogen sehingga frekuensi menstruasi menjadi makin jarang. Umumnya amenorea terjadi secara natural pada sekitar usia 50-an tahun. Anda berada dalam masa menopause ketika sudah 12 bulan berturut-turut tidak mengalami menstruasi.

Namun yang perlu diwaspadai adalah jika amenorea terjadi sebelum usia 40. Pada usia ini, kemungkinan yang dapat menjadi penyebab berhentinya menstruasi adalah:
  • Anda sedang hamil.
  • Berolahraga terlalu berat atau terlalu sering. Frekuensi dan intensitas olahraga yang berlebihan dapat memengaruhi produksi dan kerja hormon reproduksi yang mengatur siklus menstruasi.
  • Mengalami gangguan pola makan seperti anoreksia nervosa. Keterbatasan kalori dalam tubuh menghalangi pelepasan hormon yang dibutuhkan dalam proses ovulasi.
  • Kemungkinan penyebab lain adalah sedang dalam masa menyusui, obesitas, mengonsumsi kontrasepsi oral, gangguan pada hipotalamus (bagian otak yang mengatur regulasi hormon reproduksi), gangguan kelenjar tiroid, stres, gangguan pada rahim, sindrom ovarium polisistik, ovarium yang berhenti berfungsi lebih dini dan gangguan keseimbangan hormon lain.

Segera periksakan diri ke dokter jika menstruasi Anda berhenti, tidak teratur, atau sering terlambat dalam waktu yang cukup panjang.


Kebanyakan wanita mengalami kelelahan dan nyeri di masa menstruasi. Namun beberapa wanita merasakan nyeri yang lebih parah sehingga membuat mereka tidak mampu beraktivitas. Kondisi ini disebut dismenorea yang dapat disertai oleh gejala-gejala lain seperti mual, muntah, sakit kepala, nyeri pada punggung, dan diare. Nyeri berlebihan saat haid ini dapat menjadi indikasi terhadap adanya penyakit tertentu, seperti endometrosis dan fibroid.

Obat-obatan antiinflamasi dapat dikonsumsi untuk mencegah produksi prostaglandin sebagai penyebab nyeri dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkannya. Namun disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan tepat. Dokter Anda kemungkinan akan menyarankan tes pap smear, pemeriksaan panggul, ultrasound, atau laparoskopi.



3. bila  Anda mengalami pendarahan di antara masa menstruasi 


Pendarahan di antara masa menstruasi sebaiknya segera diperiksakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan, misalnya luka pada vagina hingga penyakit yang lebih serius seperti kanker.

Pada intinya Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter jika aanda mendapatkan sesuatu tanda tanda berikut ini:
  • Siklus menstruasi Anda kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
  • Menstruasi Anda berlangsung lebih dari 7 hari.
  • Mengalami pendarahan di antara masa menstruasi.
  • Mengalami nyeri yang tidak tertahankan saat mengalami haid.
  • Perlu mengganti pembalut hingga tiap satu jam sekali.
  • Anda telah berhenti mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut, tapi kemudian kembali mengalami haid.
kita sebagai wanita saran saya hendaknya Memeriksakan diri sedini mungkin dapat membuat kemungkinan gangguan yang diindikasikan dengan menstruasi tidak normal dapat segera tertangani.
untuk itu yuk mari kita kenali sejak dini agar kesehatan kita dari ujung rambut hingga kaki bisa terjaga dan cepat terselesaikan bila mengalami masalah

ya itulah ulasan kita paada kesempatan kita kali ini mengenai   Langkah Mudah Untuk Mewaspadai Haid Tidak Normal semoga abermanfaat bagi kira semuanya dan mudah mudahan kita di pertemukan di lain kesempatan dengan judul postinagan yang berbeda







Share this

Related Posts

Previous
Next Post »