Tenggorokan Gatal,Batuk Kering,Gejala apa Ini?



 Tenggorokan Gatal,Batuk Kering,Gejala apa Ini?

Tenggorokan Gatal,Batuk Kering,Gejala apa Ini?  Tenggorokan yang sakit atau gatal dan batuk adalah dua gejala paling umum yang membawa orang ke dokter. Gejala ini sering terjadi bersamaan, karena iritasi yang menyebabkan tenggorokan Anda sakit juga bisa memicu batuk. Berbagai kondisi dapat menyebabkan iritasi batuk dan tenggorokan, namun durasi gejala ini dan adanya gejala lain yang menyertainya dapat membantu menentukan penyebabnya. Infeksi lokal paling sering terjadi, 



namun kemungkinan lainnya meliputi alergi, iritasi lingkungan dan kondisi jangka panjang tertentu.
Alergi

Alergi adalah salah satu penyebab paling umum dari tenggorokan gatal dan batuk. Menghirup zat penyebab alergi seperti serbuk sari, spora jamur atau bulu hewan peliharaan dapat memicu respons kekebalan dan menyebabkan tenggorokan Anda terasa gatal. Alergi juga biasanya mengobarkan lapisan hidung dan sinus. Gejala peradangan ini termasuk pilek, hidung tersumbat dan tetes postnasal, yang bisa mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan batuk.

Tenggorokan gatal dan batuk akibat alergi sering disertai dengan mata gatal, berair dan pilek namun tidak demam. Semua gejala alergi ini seringkali bisa dikurangi dengan obat antihistamin over-the-counter. Menurut American Academy of Allergy, Asma dan Imunologi, jika gejala Anda telah berlangsung lebih lama dari 7 sampai 10 hari, kemungkinan lebih banyak alergi daripada pilek. Gejala alergi biasanya datang tiba-tiba dan sering musiman.
Infeksi

Infeksi pada sistem pernapasan bagian atas sering menyebabkan tenggorokan gatal dan batuk. Pilek biasa sering menjadi penyebabnya. Seperti alergi, pilek menyebabkan pilek dan tetesan postnasal yang mengganggu tenggorokan dan memicu batuk hacking. Gejala puncak dingin yang khas pada 3 atau 4 hari pertama kemudian secara bertahap hilang dalam waktu seminggu sampai 10 hari. Infeksi sinus bakteri dapat menyebabkan gejala yang sama, namun bertahan lebih lama dan mungkin disertai demam dan tekanan wajah atau sakit kepala.

Infeksi tenggorokan bisa langsung mengiritasi tenggorokan, menyebabkan ketidaknyamanan dan batuk kering juga. Sebagian besar infeksi tenggorokan adalah virus, namun infeksi bakteri yang disebut radang tenggorokan juga kemungkinan terjadi. Bronkitis akut, yang merupakan infeksi paru-paru, menyebabkan batuk pereda yang terus-menerus yang bisa membuat tenggorokan terasa gatal. Hidung meler dan hidung tersumbat biasanya tidak ada hubungannya dengan bronkitis.

Iritan

Paparan iritasi inhalasi dapat menyebabkan kerongkongan dan batuk pada tenggorokan. Sejumlah besar partikulat dan uap udara bisa mengiritasi tenggorokan. Asap tembakau, termasuk asap rokok bekas, adalah contoh umum. Iritasi lainnya meliputi emisi pabrik, asap lalu lintas, klorin atau larutan pembersih lainnya. Menghirup jenis iritasi kimia ini bisa mengobarkan lapisan tenggorokan dan menyebabkan ketidaknyamanan dan mungkin batuk.

Menurut sebuah ulasan faktor-faktor yang menyebabkan sakit tenggorokan yang diterbitkan dalam terbitan "Peradangan Riset Oktober" Oktober 2012, mendengkur, berteriak dan terlalu sering menggunakan suara juga menyebabkan iritasi pada tenggorokan yang menyebabkan ketidaknyamanan. Mekanisme di balik tenggorokan gatal akibat mendengkur kemungkinan mekanis saat pernafasan mulut mengeringkan jaringan yang biasanya lembab yang melapisi tenggorokan.
Penyebab lainnya

Selain alergi dan infeksi, kondisi medis lainnya bisa menyebabkan sakit tenggorokan, gatal dan batuk. Orang dengan penyakit refluks gastroesophageal (GERD) terkadang mengalami iritasi tenggorokan dan batuk jika isi perut mengalir ke atas ke tenggorokan. Sering mulas dan bersendawa asam bisa menjadi tip-off. Kanker tenggorokan dan leukemia cenderung menyebabkan ketidaknyamanan tenggorokan dan batuk pada beberapa orang. Kesulitan menelan, perasaan bahwa ada sesuatu yang terjebak di tenggorokan, penurunan berat badan dan demam yang tidak disengaja mungkin menandakan adanya kanker yang mendasarinya.

Kondisi lain yang kadang bisa menyebabkan iritasi tenggorokan dan batuk termasuk penyakit tiroid, asma dan tuberkulosis, meski biasanya menimbulkan gejala lain yang lebih menonjol atau mencolok. Beberapa obat juga dapat menyebabkan batuk kronis yang bisa menyebabkan tenggorokan gatal. Penghambat ACE, yang digunakan terutama untuk mengobati tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, adalah penyebab umum batuk yang tidak dapat dijelaskan. Contoh penghambat ACE meliputi benazepril (Lotensin), kaptopril (kapten), lisinopril (prinivil, zestril) dan enalapril (vasotec).
Kapan Menonton Dokter

Pada kebanyakan kasus, tenggorokan gatal dan batuk disebabkan oleh penyakit ringan atau iritasi sementara yang akan hilang tanpa perawatan medis dalam waktu sekitar seminggu. Jika gejala Anda bertahan lebih lama, memburuk atau menjadi parah, kunjungan ke dokter Anda untuk menentukan penyebab dan pengobatan terbaik - terutama jika Anda mengalaminya:
- Demam
- Kelenjar bengkak atau benjolan di tenggorokan.
- Sulit atau nyeri menelan.
- Penurunan berat badan yang tidak diinginkan.
- Keringat malam
- Batuk darah.
-- Sakit dada.

Carilah perawatan medis darurat jika Anda mengalami kesulitan bernafas.oke mungkin itu saja ulsan kali ini mengenai  Tenggorokan Gatal,Batuk Kering,Gejala apa Ini?    semoga bermanfaat

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »