cara mengatasi nyeri saat haid yang ampuh dan termudah

cara mengatasi nyeri saat haid  yang ampuh  dan termudah



cara mengatasi  nyeri saat haid termudah sebagai seorang wanitaharus tau tentang cara mengatasi nyeri saat haid termudah .  bila kita telah tiba datang bulan memang hal yang sangat menyiksa sekali misalnya saja terkadang kita di kejutkan dengan rasa nyeri,kondisi tubuh tidak segar dan bugar lagi,kita gampang sekali emosi, dan  gejala lainya.memang ini sangat wajar di alami oleh semua wanita.tapi melalui postingan ini saya akan berbagi tipsang kacangan, dan solusi mengatasi bagaimana kita bisa terhindar dari rasa sakit saat mentruasi tersebut dan saya yakin ini dapat di praktekkan oleh semua kalangan teru tama bagi kalangan wanita.dan tidak kalanh pentingnya kita ssebagai seoramg wanita juga perlu tau tentang artikel yang berjudul  ulas tuntas tentang keputihan dan sejenisnya 

Anda mungkin biasanya mengatasi rasa sakit akibat menstruasi pakai obat pereda nyeri seperti ibuprofen. Namun sebelum terburu-buru mengambil obat, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut untuk mengurangi nyeri haid:

1. Beraktivitas fisik

Saat menstruasi, Anda mungkin cenderung lebih ingin bermalas-malasan di tempat tidur. Namun, olahraga ringan sebenarnya dapat membantu mengurangi rasa sakit yang Anda alami.
Saat berolahraga, peredaran darah Anda akan menjadi lebih lancar dan hormon endorfin yang dihasilkan dapat membantu menyeimbangkan kerja hormon prostaglandin sehingga dapat mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman yang Anda alami.
Anda bisa memilih jenis olahraga yang aman dilakukan saat haid, seperti jogging ringan atau senam aerobik.

2. Mengompres perut

Anda dapat mencoba mengompres perut Anda dengan botol berisi air hangat. Panas yang dihasilkan akan membantu merelaksasi otot uterus yang berkontraksi sehingga menimalisir rasa sakit. Atau Anda bisa mencoba mandi berendam air hangat untuk merelaksasi seluruh bagian tubuh.

3. Minum teh

Jika Anda belum pernah mencoba teh chamomile, mungkin ini saat yang tepat untuk mencoba teh beraroma bunga tersebut. Dalam jurnal yang dirilis oleh Journal of Agriculture and Chemistry, ada kandungan tertentu dalam teh chamomile yang dapat mengurangi rasa sakit.
Penelitian tersebut menunjukkan 14 orang yang ikut serta dalam penelitian memiliki kenaikan level hippurate yang signifikan. Hippurate merupakan suatu senyawa dalam tubuh yang berperan sebagai anti inflamasi alami. Anti inflamasi ini dapat membantu mengurangi produksi prostaglandin serta mengurangi nyeri haid.

4. Pastikan asupan vitamin D Anda cukup

Sebuah studi di Italia yang dilansir oleh Health.com menunjukkan adanya pengaruh dari vitamin D terhadap rasa sakit saat menstruasi. Pada penelitian tersebut, 40 orang wanita dibagi menjadi dua grup. Grup pertama mengonsumsi suplemen vitamin D3 dengan dosis 300.000 IU sementara grup kedua mendapat perlakuan plasebo.
Konsumsi suplemen ini dilakukan 5 hari sebelum jadwal para peserta memulai periode menstruasi mereka. Setelah dua bulan, terdapat penurunan keluhan rasa sakit hingga 41% pada grup yang mengonsumsi vitamin D3 sementara pada grup plasebo dilaporkan tidak ada perbedaan terkait nyeri haid.
Menurut Dr. Jill Rabin, Kepala Bagian Obstetri dan Ginekologi Long Island Jewish Medical Center, vitamin D3 dapat membantu menghambat kerja prostaglandin sehingga mengurangi rasa sakit. Vitamin tersebut juga memiliki efek anti inflamasi.
Meskipun masih menjadi perdebatan apakah efek suplementasi vitamin D3 benar-benar berpengaruh pada dysmenorrhea, namun jika Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin D Anda (kebutuhan vitamin D per hari bagi wanita dewasa berkisar antara 500-600 mcg) maka bukan tidak mungkin Anda dapat terhindar dari dismenore.

5. Hindari makanan dan minuman tertentu

Makanan berlemak, soda, alkohol merupakan jenis makanan dan minuman yang harus Anda hindari. Makanan dan minuman tersebut dapat menyebabkan kembung dan resistansi air dalam tubuh Anda sehingga memperparah nyeri haid.
Selain itu, kafein juga termasuk salah satu yang perlu Anda hindari. Kafein yang terdapat pada kopi, teh, soda, dan cokelat dapat memperparah kram dan tegang pada perut. Begitu juga konsumsi gula yang biasanya terdapat pada makanan dan minuman berkafein.
Anda dapat mengganti kopi dan teh dengan minuman jahe atau lemon hangat. Jahe serta lemon dapat membantu mengurangi sakit perut dan memberi efek menenangkan.

Baca Juga:


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »