cara mencucu botol susu agar dot tetap bersih

cara mencuci botol susu bayi agar dot tetap bersi




Membersihkan botol susu bayi tidak boleh sembarangan. Sewaktu digunakan, botol susu akan menempel dengan mulut bayi dan menampung susu yang akan diminumnya. Itulah sebabnya, kebersihan botol susu bayi sangat berkaitan dengan kesehatan Si Kecil.
Meski terlihat sederhana, tidak semua orang tua sudah membersihkan botol susu bayi dengan cara yang tepat, lho! Padahal, membersihkan botol susu bayi dengan cara yang tepat dapat mencegah bayi terserang berbagai jenis infeksi pencernaan yang bisa menimbulkan diare dan muntah.

Jika cuci botol pakai tangan…

Langkah-langkah yang harus Anda ikuti untuk mencuci botol dengan tangan, yaitu:
  • Cuci tangan Anda lebih dahulu dengan sabun sambil menggosok sela-sela jari selama 20 detik. Kemudian, bilas dengan air mengalir.
  • Ambil botol susu dan pisahkan semua bagian botol, seperti botolnya, dot (puting), tutup botol, dan katup botol.
  • Bilas bagian dalam botol dengan air bersih mengalir. Kemudian, tempatkan semua bagian botol  susu di wadah yang sebelumnya diisi air panas.
  • Kemudian, sikat semua bagian botol dengan sabun dengan bantuan scrub pembersih bertangkai khusus untuk membersihkan botol.  Untuk membersihkan dot bayi, tekan-tekan dot tersebut dengan jari Anda di bawah aliran air.
  • Bilas kembali dengan air mengalir hingga bersih dari sabun. Lalu, tempatkan pada wadah yang bersih dan keringkan dengan handuk bersih atau biarkan kering dengan sendirinya.

Jika mencuci botol susu dengan mesin khusus…

Selain pakai tangan, Anda sebenarnya bisa saja mencuci botok susu bayi menggunakan alat pencuci khusus yang dijual di pasaran. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini:
  • Pisahkan semua bagian botol susu, mulai dari tutup hingga dotnya.
  • Bilas dulu semua bagian botol dengan air mengalir.
  • Letakkan semua bagian botol dalam mesin pencuci. Untuk benda-benda yang kecil sebaiknya masukkan ke dalam keranjang tertutup. Kemudian, isi mesin dengan air panas dan nyalakanmode pembersihannya. Jangan lupa atur pengaturan sanitasinya (pengeringan dan pemanasan untuk membunuh kuman lebih efektif).
  • Ketika sudah selesai, angkat semua bagian botol dari mesin cuci dan letakkan di atas handuk bersih.

Proses sanitasi untuk membunuh kuman yang masih menempel

Sanitasi atau sterilisasi botol perlu dilakukan untuk bayi yang usianya di bawah 3 bulan, lahir prematur, atau memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
Anda bisa melakukan sterilisasi sebelum mencuci botol susu dengan cara:
  • Lepaskan setiap bagian botol (badan botol, karet penahan dot, dan dot susunya) kemudian masukkan semua dalam panci berisi air mendidih selama 5 menit.
  • Kemudian, angkat dengan penjepit yang bersih.
  • Masukkan setiap bagian botol ke dalam microwave selama 30 detik untuk dihangatkan.
  • Selama menunggu, larutkan 2 sdt larutan pemutih khusus untuk botol susu bayi sebanyak 2 sendok teh dalam baskom bersih berisi air hangat. Lalu rendam semua bagian botol selama 2 menit.

Cara membersihkan botol susu bayi yang baik dan benar

Setelah Anda tahu bagaimana caranya memilih botol susu terbaik buat anak, yang perlu Anda cari tahu selanjutnya adalah cara membersihkan botol tersebut. Sisa susu pada botol bisa memicu pertumbuhan bakteri sehingga Anda harus mencucinya hingga benar-benar steril.
Nah, supaya tidak bingung, ikuti beberapa cara membersihkan botol susu bayi dengan baik dengan benar, di antaranya:

Jika cuci botol pakai tangan…

Langkah-langkah yang harus Anda ikuti untuk mencuci botol dengan tangan, yaitu:
  • Cuci tangan Anda lebih dahulu dengan sabun sambil menggosok sela-sela jari selama 20 detik. Kemudian, bilas dengan air mengalir.
  • Ambil botol susu dan pisahkan semua bagian botol, seperti botolnya, dot (puting), tutup botol, dan katup botol.
  • Bilas bagian dalam botol dengan air bersih mengalir. Kemudian, tempatkan semua bagian botol  susu di wadah yang sebelumnya diisi air panas.
  • Kemudian, sikat semua bagian botol dengan sabun dengan bantuan scrub pembersih bertangkai khusus untuk membersihkan botol.  Untuk membersihkan dot bayi, tekan-tekan dot tersebut dengan jari Anda di bawah aliran air.
  • Bilas kembali dengan air mengalir hingga bersih dari sabun. Lalu, tempatkan pada wadah yang bersih dan keringkan dengan handuk bersih atau biarkan kering dengan sendirinya.

Jika mencuci botol susu dengan mesin khusus…

Selain pakai tangan, Anda sebenarnya bisa saja mencuci botok susu bayi menggunakan alat pencuci khusus yang dijual di pasaran. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini:
  • Pisahkan semua bagian botol susu, mulai dari tutup hingga dotnya.
  • Bilas dulu semua bagian botol dengan air mengalir.
  • Letakkan semua bagian botol dalam mesin pencuci. Untuk benda-benda yang kecil sebaiknya masukkan ke dalam keranjang tertutup. Kemudian, isi mesin dengan air panas dan nyalakanmode pembersihannya. Jangan lupa atur pengaturan sanitasinya (pengeringan dan pemanasan untuk membunuh kuman lebih efektif).
  • Ketika sudah selesai, angkat semua bagian botol dari mesin cuci dan letakkan di atas handuk bersih.

Proses sanitasi untuk membunuh kuman yang masih menempel

Sanitasi atau sterilisasi botol perlu dilakukan untuk bayi yang usianya di bawah 3 bulan, lahir prematur, atau memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
Anda bisa melakukan sterilisasi sebelum mencuci botol susu dengan cara:
  • Lepaskan setiap bagian botol (badan botol, karet penahan dot, dan dot susunya) kemudian masukkan semua dalam panci berisi air mendidih selama 5 menit.
  • Kemudian, angkat dengan penjepit yang bersih.
  • Masukkan setiap bagian botol ke dalam microwave selama 30 detik untuk dihangatkan.
  • Selama menunggu, larutkan 2 sdt larutan pemutih khusus untuk botol susu bayi sebanyak 2 sendok teh dalam baskom bersih berisi air hangat. Lalu rendam semua bagian botol selama 2 menit.





Pernahkah Anda mencuci botol susu si kecil dengan merebusnya? Jika pernah, Anda perlu mengetahui prosedur yang tepat dan mewaspadainya. Berdasarkan hasil penelitian terbaru, ada bahaya yang tersimpan dari kebiasaan merebus botol susu bayi untuk mensterilkannya. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan botol dan mengetahui masa penggunaan botol susu agar si kecil tetap aman. Dilansir Guardian, air panas meningkatkan level bahan kimia berbahaya berupa polycarbonate 55 kali lebih cepat yang bersifat polutif untuk lingkungan. Polycarbonate adalah bahan kimia yang sering digunakan untuk membuat CD (compact disc), dan botol susu bayi. Plastiknya dibuat dari bisphenol A (BPA), yakni zat kimia yang diproduksi secara besar-besaran di seluruh dunia. Lama kelamaan, plastiknya akan larut dalam bahan mentahnya. “Banyak yang cemas dengan kandungan BPA, karena sifatnya yang menganggu keseimbangan hormon, bahkan sistem hormon dalam tubuh hewan juga terpengaruh oleh BPA,”ujar David Santillo, ilmuwan senior di Laboratoriuam Riset Greenpeace di Exeter. Selain itu, Scott Belcher dari University of Cincinnati College of Medicine, melakukan sebuah percobaan untuk melihat bagaimana BPA keluar dari plastik berbahan polycarbonate. Juga pengaruh suhu dan cairan yang disimpan dalam botol tersebut. Berdasarkan hasil percobaan Scott, bisphenol A dikeluarkan dari botol plastik 55 kali lebih cepat jika diisi dengan air mendidih. Dibandingkan dengan air biasa. Hal ini juga berlaku pada botol yang direbus. “Bayi berada dalam fase yang sangat sensitif dalam tumbuh kembangnya, karena itu sebisa mungkin hindari paparan zat kimia yang bisa membuat hormon pertumbuhannya terganggu,” tegas David. Berdasarkan penelitian di atas, ada baiknya Anda melakukan tindak pencegahan dengan cara tidak merebus botol susu bayi. Dan cukup mencucinya dengan air hangat, serta membersihkan dengan sabun dan spons yang lembut.

Baca selengkapnya di artikel "Cara Mencuci Botol Susu Bayi dan Tips Mensterilisasi Dot yang Aman", https://tirto.id/egQ4

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »