Cara Mengganti Ban Mobil yang Harus Anda Tahu

Cara Mengganti Ban Mobil yang Harus Anda Tahu

Cara Mengganti Ban Mobil – Buat flikermania yang memiliki mobil atau akan mempunyai mobil sendiri. Maka kemampuan mengganti ban mobil ini wajib untuk dimiliki. Pasalnya kita tidak bisa mengandalkan montir mobil atau orang lain untuk mengganti ban mobil kita sendiri, disaat berada dijalan yang jauh dengan mereka. Oleh karena itu wajib buat flikermania untuk tahu cara mengganti ban mobil yang benar dan aman. Untuk mengganti ban mobil tidak sesulit yang dibayangkan. Flikermania cukup membaca, praktekan dan mempersiapkan alat yang dibutuhkan yang akan kami beritahukan pada artikel kali ini.
Sebelum membaca artikel ini, jika flikermania belum memiliki ban mobil pengganti dan ingin membeli ban mobil pengganti. Maka flikermania bisa baca harga ban mobil yang sudah kami sampaikan pada artikel sebelumnya. Memiliki ban serep atau ban pengganti memang harus dimiliki oleh setiap mobil ketika digunakan untuk berkendara ke luar kota. Karena kejadian ban mobil bocor bisa menimpa siapapun. Mau ban mobil yang bagus atau yang murah jika tidak terlalu berpengaruh. Buat yang memiliki mobil yang sudah ban nya lama tidak diganti. Maka wajib untuk memiliki ban serep tambahan yang bisa dimasukkan kedalam bagasi atau tempat ban serep mobil yang sudah disediakan

 Untuk cara mengganti ban mobil tidak memerlukan skill yang khusus. Pasalnya cara yang akan kami beritahukan ini sangat mudah untuk dipraktekkan. Jadi jangan takut untuk mencoba sendiri mengganti ban mobil. Karena jika cara mengganti mobil yang flikermania lakukan dengan benar. Maka flikermania akan aman dan bisa mengganti ban mobil sendiri. Kalau tidak mencoba maka flikermania tidak bisa mengetahui cara mengganti ban mobil yang aman dan benar

Mengganti Ban Mobil

Konteks mengganti ban mobil di sini sebenarnya lebih menitikberatkan pada penggantian ban bocor atau ban kempes. Sedangkan untuk mengganti ban karena kondisi yang telah usang dan memang sudah waktunya untuk diganti, biasanya layanan penggantian ban sudah termasuk dalam paket penjualan ban mobil itu sendiri.
Sebelum mengganti ban mobil, ada satu hal yang perlu menjadi catatan. Saat ban mobil bocor atau tiba-tiba kempes, jangan langsung berhenti. Perhatikan kondisi sekitar terlebih dahulu dan carilah tempat yang aman untuk berhenti. Ini dilakukan demi keamanan Anda dan pengguna jalan lainnya. Setelah itu, barulah Anda bisa mulai mengganti ban mobil Anda. Berikut beberapa langkah mengganti ban mobil.

1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan


Anda tentu tidak dapat mengganti ban tanpa peralatan yang memadai. Setelah menepikan kendaraan di tempat yang aman dan menyalakan lampu hazard, hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan mulai dari dongkrak mobil, kunci roda hingga ban cadangan. Ketiga peralatan tersebut harus selalu dibawa dan siap di dalam bagasi Anda. Dan saat dibutuhkan, Anda bisa langsung mengeluarkannya.
Sebaiknya persiapkan dan letakkan semua peralatan tersebut di tempat yang mudah dijangkau. Ini dilakukan agar nantinya Anda tidak perlu mondar-mandir saat membutuhkan alat-alat tersebut.

2. Kendurkan Baut Ban

Untuk mengendurkan baut, sebelumnya buka penutup lubang baut jika memang ada. Cungkil penutup tersebut dengan obeng dan putar baut berlawanan arah jarum jam. Trik untuk mengendurkan baut dengan mudah adalah dengan mengendurkan baut yang saling berseberangan. Ulangi cara ini hingga semua baut kendur. Namun ingat, cukup dikendurkan saja. Pada tahap ini pastikan baut ban tidak terlepas.

3. Pasang Dongkrak Mobil


Memasang dongkrak ada teknik dan triknya tersendiri, sama seperti cara ganti ban itu sendiri. Selain memasang dongkrak di dekat ban yang ingin diganti, pastikan juga untuk memasang dongkrak pada struktur yang kokoh. Titik terbaik untuk memasang dongkrak adalah pada titik dongkrak yang ditandai dengan cekungan di dekat roda. Pastikan juga dongkrak sudah berada dalam posisi tegak lurus. Selanjutnya angkat ban dengan dongkrak tersebut hingga ban terangkat.
Ingat, saat mengangkat mobil dengan dongkrak perhatikan posisi dongkrak. Jika dongkrak terlihat miring, jangan dipaksakan. Segera turunkan dongkrak dan atur ulang posisi dongkrak tersebut.

4. Buka Baut Ban


Setelah ban terangkat, Anda bisa mulai membuka baut ban hingga terlepas seluruhnya. Jangan lupa untuk menyimpan baut-baut tersebut. Lepas ban dari tempatnya dan letakkan ban pada tempat yang aman. Pastikan meletakkan ban pada posisi tidur agar ban tersebut tidak menggelinding.

5. Pasang Ban Cadangan


Ambil ban cadangan dan pasang pada posisinya. Pastikan ban tersebut terpasang dengan benar. Sebagai tips mengganti ban mobil, Anda bisa memasukkan ban sambil sedikit menggoyang-goyangkannya. Cara ini akan memudahkan Anda memperoleh posisi yang tepat. Dengan cara ini, tenaga yang dikeluarkan untuk mengganti ban juga relatif tidak begitu besar.
Jika ban sudah terpasang pada posisi yang tepat, pasang baut dengan cara yang sama saat Anda mengendurkannya. Pasang baut satu per satu dengan cara bersebrangan. Tidak perlu mengencangkannya kuat-kuat. Cukup pasang hingga baut terasa mantap dan cukup keras.

6. Turunkan Dongkrak dan Kencangkan Baut


Ban kini telah terpasang dan baut juga sudah berada di posisinya semula. Selanjutnya, Anda bisa mulai menurunkan dongkrak. Pastikan menurunkan dongkrak secara perlahan dan hati-hati. Jika ban sudah sampai ke tanah, lepas dongkrak dan kencangkan baut satu demi satu. Kencangkan dengan menggunakan teknik yang sama seperti sebelumnya yakni dengan pola bersilang. Pada saat ini, pastikan semua baut terpasang dengan kencang. Jika perlu, Anda bisa menggunakan kaki untuk lebih meyakinkan.
Saat mengencangkan baut, pastikan kunci roda sudah terpasang dengan baik. Memutar kunci roda yang tidak terpasang dengan sempurna justru bisa merusak baut itu sendiri.

7. Kembalikan Peralatan ke Tempat Semula


Setelah ban cadangan terpasang dengan sempurna, jangan lupa untuk mengembalikan semua peralatan ke tempatnya semula. Jangan sampai ada peralatan yang tercecer. Saat ada kesempatan, perbaiki ban mobil yang bocor tadi agar bisa digunakan kembali. Sangat penting untuk selalu memiliki ban cadangan agar Anda selalu siap jika ban mobil Anda kembali bocor.


Tips Merawat Ban Mobil

Agar ban mobil tetap awet, Anda juga harus tahu cara merawatnya. Entah itu pada jenis mobil laris atau mobil anti mainstream, ban mobil yang terawat dengan baik sudah pasti lebih tahan lama dan tidak mudah bocor. Perlu diketahui, salah satu penyebab seringnya ban bocor adalah kondisi ban yang sudah tidak layak lagi. Karena itu dengan merawat ban mobil dengan cara yang tepat, masalah seperti ban bocor juga akan berkurang. Anda juga tidak perlu terlalu sering mengganti ban mobil lagi.
Merawat ban sebenarnya jauh lebih mudah dari mengganti ban itu sendiri. Tidak perlu kemampuan atau trik khusus untuk melakukannya. Yang Anda butuhkan cukup keuletan dan ketelatenan saja. Namun untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa tips merawat ban mobil yang berhasil kami rangkum.

1. Jaga Tekanan Ban Mobil


Sebaiknya tekanan ban mobil memang harus dicek secara rutin. Idealnya Anda memang harus memeriksa tekanan ban setiap kali akan berkendara. Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, memeriksa tekanan ban sebulan sekali juga tidak masalah. Ban mobil yang kurang angin mungkin tampak seperti masalah sepele. Namun jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bisa mempersingkat masa pakai ban itu sendiri. Ini juga karena ban yang kurang tekanan bisa memperbesar gesekan antara ban dengan aspal. Akibatnya, ban jadi lebih cepat halus.

2. Periksa Kondisi Ban secara Berkala


Kondisi ban yang sudah halus tentu bisa membahayakan pengemudi dan penumpang. Untuk itu, pastikan selalu untuk memeriksa kondisinya setidaknya sebulan sekali. Anda juga bisa memeriksa kondisi ban dengan cara yang cukup sederhana, yakni dengan menggunakan uang koin dan meletakkannya pada tapak ban. Jika seluruh gambar koin terlihat, berarti sudah waktunya untuk mengganti ban mobil.

3. Jangan Berkendara dengan Muatan Berlebih


Mungkin ini memang terlihat sederhana. Namun berkendara dengan muatan berlebih bisa menyebabkan tekanan berlebih pada ban. Jika beban yang diangkut sudah terlewat tinggi, bukan tidak mungkin ban mobil Anda pecah. Tentu saja ini bisa sangat berbahaya jika Anda sedang berkendara dalam kecepatan tinggi. Jika sudah deimikian, tidak ada pilihan lain lagi selain mengganti ban mobil.

 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »