Cara Mengobati Batuk Berdahak | Kalahkan Batuk Berdahak‎


Cara Mengobati Batuk Berdahak | Kalahkan Batuk Berdahak‎




Batuk pilek atau common cold, yang dikenal juga dengan selesma, adalah infeksi virus ringan pada saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Infeksi virus yang menyebabkan batuk pilek dapat menyebar secara langsung lewat percikan lendir dari saluran pernapasan penderita, ataupun secara tidak langsung melalui tangan. Batuk pilek bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
 Masa inkubasi virus penyebab batuk pilek, atau jangka waktu sejak virus masuk ke dalam tubuh hingga menimbulkan keluhan, umumnya adalah 2-3 hari. Penderita juga akan merasakan gejala-gejala batuk pilek yang parah dan sangat mengganggu setelah 2-3 hari kemunculan gejala. Agar lebih jelas, lihat skema di bawah ini.
Virus masuk→Inkubasi (2-3 hari)→Gejala muncul→Puncak tingkat keparahan gejala (2-3 hari)→Gejala berangsur pulih sampai sembuh total (waktu bervariasi)
Batuk pilek (common cold) dan flu merupakan dua penyakit yang berbeda, namun sering kali dianggap sama karena kemiripan gejala yang ditimbulkan. Perbedaan dari keduanya adalah virus yang menjadi penyebabnya serta gejala yang menyertainya.

Apa saja Penyebab Batuk?

Penyebab batuk pada setiap orang berbeda-beda tergantung dari sistem kekebalan tubuh atau daya tahan tubuh seseorang. Semakin baik daya tahan dan kekebalan tubuhnya maka batuk akan semakin sulit menyerang.
Beberapa penyebab batuk secara umum di antaranya:1
  • Gangguan pada sistem pernapasan
  • Infeksi tenggorokan
  • Tersedak
  • Asap rokok
  • Polutan dan pemicu alergi (alergen) di udara
  • Penyakit seperti TBC dan asma
  • Makanan berminyak seperti gorengan atau minuman terlalu dingin dan manis
  • Tertular virus batuk dari orang lain

Bagaimana Cara Mengobati Batuk?

Batuk dapat ditangani terlebih dahulu di rumah misalnya dengan mengkonsumsi obat bebas atau OTC (over the counter) atau dengan menghindari pemicu alergi penyebab batuk. 2
Beberapa langkah lain untuk mengobati batuk di rumah adalah: 2
  • Tetap terhidrasi.
    Minum air dapat membantu mengencerkan dahak di tenggorokan.
  • Konsumsi permen pelega tenggorokan atau minuman hangat.
    Permen pelega tenggorokan dapat menurunkan refleks batuk sedangkan teh hangat dengan madu dapat melegakan tenggorokan.
  • Mandi air hangat atau terapi uap.
    Terapi ini dapat membantu mengencerkan sekret saluran nafas terutama hidung.
  • Hilangkan iritan saluran nafas.
    Iritan seperti pengharum ruangan atau asap rokok dapat mengiritasi saluran nafas dan menyebabkan penyakit seperti sinusitis kronis. Iritasi dapat meningkatkan produksi sekret pada saluran nafas dan memperberat batuk.
  • Minum obat batuk yang dijual bebas (OTC drugs).
Beberapa jenis obat batuk yang dapat meredakan batuk adalah: 3, 4
  • Ekspektoran. Dapat meningkatkan produksi mucin dan/atau meningkatkan hidrasi dahak sehingga dahak mudah dikeluarkan. Obat batuk jenis ini akan meningkatkan terjadinya batuk untuk mengeluarkan mukus dari saluran pernapasan.
    Contoh: Hypertonic saline & Guaifenesin
  • Mukoregulator. Tidak berperan langsung pada saluran napas tapi bisa mengurangi proses hipersekresi dahak kronik melalui penurunan aktivitas antiinflamasi atau menghambat fisiologis dahak tertentu.
    Contoh: Antibiotik makrolida, antikolinergik, glukokortikoid
  • Mukolitik. Bekerja dengan cara mengurangi kekentalan dahak. Obat batuk jenis ini dapat memecah ikatan disulfida sehingga berpotensi mengurangi kekentalan (viskositas) dahak.
    Contoh: N-Acetylcysteine, Ambroksol, Bromheksin, Erdosteine.
  • Mukokinetik. Dapat meningkatkan pergerakan dahak sehingga meningkatkan pengeluaran dahak melalui batuk. Beberapa jenis obat ini bekerja dengan meningkatkan pergerakan mukosilia saluran napas dan mengencerkan dahak sehingga volumenya bertambah dan lebih mudah dikeluarkan.
    Contoh: Surfaktan, Ambroksol dan Bromheksin (keduanya juga kerapkali diklasifikasikan sebagai mukolitik) 4

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »