Cari Tahu Manfaat Penggunaan AC untuk Kesehatan di Sini

Cari Tahu Manfaat Penggunaan AC untuk Kesehatan di Sini




AC atau air conditioner merupakan salah satu perangkat elektronik yang paling banyak digunakan di Indonesia. Perangkat elektronik yang berfungsi sebagai pendingin ruangan ini menjadi solusi jitu mengatasi udara yang panas.
Penggunaan AC menyumbang sekitar 20% dari total energi yang dikonsumsi dalam rumah tangga di Indonesia. Hal ini tentu sangat wajar mengingat Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan udara yang panas. Selain membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman, AC juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan.

Manfaat Penggunaan AC saat Memiliki Kondisi Medis Tertentu

Setidaknya ada empat manfaat AC untuk kesehatan, antara lain:


  • Mengatasi heatstroke
    Ketika mengalami heatstroke, tubuh akan terasa sangat panas, bahkan merasa akan pingsan karena tubuh terpapar suhu yang panas dalam jangka waktu lama. Dalam kondisi ini, AC bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu menurunkan suhu tubuh. Dengan memanfaatkan udara dingin AC, suhu tubuh akan lebih cepat kembali normal.
  • Mengatasi gangguan tidur
    Penggunaan AC bisa membantu meningkatkan kualitas tidur, khususnya bagi mereka yang sering mengalami gangguan tidur. Namun, gunakanlah AC dengan bijak. Jangan menggunakan suhu terlalu rendah dan membuat ruangan menjadi sangat dingin. Sebab, hal itu justru akan membuat Anda sering terbangun karena kedinginan.
  • Mencegah gangguan pernapasan
    Manfaat AC lainnya adalah mengurangi risiko terkena gangguan pernapasan, terutama jika Anda tinggal di daerah yang berdebu dan dengan tingkat polusi tinggi. Sebab, AC dilengkapi dengan penyaring udara untuk mencegah masuknya polusi ke dalam ruangan. Agar lebih aman, pastikan Anda selalu membersihkan AC secara rutin.
  • Menjaga suhu ruang untuk bayi
    Bayi yang baru lahir belum bisa menyesuaikan suhu tubuhnya dengan baik. AC berfungsi menjaga suhu tubuh Si Kecil agar tetap stabil, membuat tidurnya lebih nyaman, dan mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak, dehidrasi, ruam kulit, maupun heatstroke  .

Tips Menjaga Kebersihan AC agar Tidak Menyebabkan Penyakit

Agar AC tahan lama dan berfungsi dengan baik, sebaiknya Anda selalu menjaga kebersihannya. Menjaga kebersihan AC juga bisa membantu mencegah datangnya suatu penyakit yang bisa menyebar melalui udara. Lalu, bagaimana cara menjaga kebersihan AC dengan baik?
Hal pertama yang harus dibersihkan adalah penyaring udara. Komponen ini sangat penting dalam mendukung kinerja AC dan menjaga agar sirkulasi udara tetap lancar. Jika penyaring udara AC kotor, kemungkinan besar sirkulasi udara akan terhambat, kinerja AC akan menurun, dan berisiko menyebabkan penyakit akibat penumpukan kotoran di dalam komponen ini.
Selain membahayakan kesehatan, AC yang jarang dibersihkan akan membuat penggunaan energi meningkat, biaya listrik membengkak, dan lama kelamaan AC akan rusak. Yang tidak kalah penting, Anda wajib menjaga kebersihan rumah secara umum. Pastikan rumah Anda memiliki ventilasi yang baik agar sirkulasi udara dalam ruangan lancar.
Terlepas dari beragam manfaat yang dimiliki AC, Anda tetap disarankan menggunakannya sesuai kebutuhan, sebab penggunaan AC secara berlebihan justru bisa mendatangkan masalah. Agar lebih hemat, pilihlah AC dengan daya rendah, sehingga Anda bisa melakukan efisiensi energi dan biaya. Pilihlah juga AC yang ramah lingkungan. Jika merasakan gangguan kesehatan saat menggunakan AC, segera hubungi dokter untuk mencari tahu penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

AC bisa mengusir panas lebih ampuh dibandingkan kipas angin

AC atau penyejuk udara bisa membantu tubuh lebih segar meskipun lingkungan di luar terasa panas. AC memiliki kemampuan mendinginkan udara dibandingkan kipas angin.
Maka itu, AC membuat tubuh lebih nyaman untuk beraktivitas, dan suhu yang rendah di ruangan ber-AC bisa mengurangi keberadaan serangga. Biasanya ruangan ber-AC akan tertutup, jadi lebih sedikit terpapar polusi.

Ini berbeda dengan ruangan yang berisi kipas angin. Kipas angin cenderung memberikan aliran angin saja. Jika udara panas, maka itu akan tetap terasa. Dari segi kesejukannya tentu AC akan menang telak.

Tapi, kualitas udara dalam ruangan ber-AC jadi kurang bagus

Sirkulasi udara terbatas pada pengguna AC

Masalah umum pada AC adalah sirkulasi udaranya yang selalu sama di sekitar ruangan. Ini artinya, kalau seseorang batuk atau bersin, kuman akan tinggal di udara dan berputar di sekitar ruangan tersebut sepanjang hari itu.
Jika semakin banyak orang yang bersin dan batuk, maka jumlah kuman di ruangan ber-AC semakin banyak dan menumpuk. Dengan begitu, Anda yang sistem imunnya sedang menurun akan sangat mudah terkena kuman penyakit.
Berbeda dengan kipas angin yang memang tidak menggunakan sirkulasi udara di satu tempat saja. Menggunakan kipas angin bisa dilakukan di ruangan yang tidak tertutup, sehingga ini memungkinkan adanya sirkulasi udara yang lebih baik dibandingkan dengan AC

AC mengurangi kelembaban ruangan

AC juga bisa memengaruhi kelembapan ruangan. Ruangan yang ber-AC akan membuat kelembaban udara semakin kering. Alhasil, kulit jadi lebih mudah kering saat Anda menggunakan AC.
Tentu saja semakin lama dan sering Anda menghabiskan waktu di ruangan ber-AC, kulit akan semakin kering karena kehilangan kelembapannya.
Di ruangan ber-AC juga sebenarnya bisa membuat tubuh dehidrasi tanpa disadari. Ini cukup berbahaya, jika Anda jarang minum dalam runagan ber-AC.
Udara di AC yang sejuk membuat tubuh tidak berkeringat dan lupa diri untuk minum, padahal keringat tubuh sudah menguap lebih cepat tanpa disadari. Bukan hanya itu, Anda juga jadi pipis lebih sering di ruangan ber-AC, betul kan?
Nah ini artinya, cairan tubuh lebih mudah keluar saat di ruangan ber-AC. Tanpa minum yang cukup, tubuh Anda sangat mudah mengalami dehidrasi.
Ini berbeda dengan kipas angin. Kipas angin tidak memengaruhi kelembaban ruangan. Kelembaban ruangan cenderung stabil saat Anda menggunakan kipas angin. Maka itu, risiko kulit kering atau dehidrasi bisa dihindari.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »