Tipe-Tipe Jam Tangan Pria

Tipe-Tipe Jam Tangan Pria


yang satu ini memang sangat populer dan di gemari oleh semua kalangan. Bahkan, satu orang saja memiliki lebih dari 1 buah lho ini berupa jam tangan atau juga dikenal dengan sebutan arloji. Saat ini, jam tangan bukan hanya sekedar penunjuk waktu, melainkan sebagai yang selalu digunakan oleh pria maupun wanita. Selain penunjuk waktu, ternyata jam tangan ini juga dapat memberikan rasa percaya diri, tampil dengan elegan, dan dapat meningkatkan status sosial seseorang.
Tujuan utama pembuatan jam tangan ini memang berfungsi sebagai penunjuk waktu yang sangat efisien tanpa harus membuang-buang waktu untuk melihat jam dinding ataupun gadget. Jam tangan yang digemari dan disukai oleh setiap orang itu berbeda-beda. Sebagian orang menyukai model elegan, sporty, maupun casual. Ada beberapa jenis jam tangan yang wajib kita ketahui, yuk intip beberapa jenis jam tangan berikut :

Sebuah jam tangan memperlihatkan kepribadian pemakainya. Selain itu, pilihan jam tangan juga menunjukkan selera, tingkat kemakmuran, dan bahkan humornya. Memilih jam tangan yang pas bukan hal yang mudah. Berikut adalah berbagai tipe jam tangan yang bisa kamu pilih, yang salah satunya atau lebih, sesuai dengan karakter kepribadian kamu.
1. Jam Tangan Analog
Tipe ini dikenal sebagai jam tangan standar. Dulu, jam tangan tipe ini hanya memiliki tiga jarum penunjuk waktu. Jarum panjang untuk menunjukkan menit, jarum pendek menunjukkan jam, dan jarum tipis untuk menunjukkan detik. Namun sekarang, tipe jam tangan analog sudah dilengkapi fitur-fitur lain, seperti penambahan tampilan tanggal dan bulan.
2. Jam Tangan Chronograph
Jam tangan tipe ini biasanya mengkombinasikan dua fungsi – sebagai alat penunjuk waktu dan stopwatch. Secara umum, jam tangan chronograph biasanya memiliki tiga tombol. Satu tombol untuk mengukur kecepatan hingga 1/100 detik. Satu tombol untuk mengatur jam, menit, dan detik seperti fungsi pada jam tangan standar, satu tombol lainnya untuk menghentikan waktu yang dinyalakan tombol pertama. Tipe ini adalah jam tangan paling populer di pasaran. 
3. Jam Tangan Otomatis
Jam tangan lebih dikenal dengan nama self-winding watch. Artinya, ini adalah jam tangan mekanik mekanik yang tidak memerlukan baterai untuk sumber tenaga penggerak. Saat jam ini dikenakan, setiap gerakan si pemakai akan menggerakkan sebuah komponen bernama rotor yang selalu berputar pada sumbu aksis. Putaran ini akan menghasilkan tenaga yang kemudian didistribusikan pada per untuk menyimpan tenaga, sehingga jam tangan tersebut akan selalu bekerja selama masih dikenakan. Jika jam tangan otomatis dilepas, jam ini masih tetap hidup hingga tenaga yang disimpan pada per tadi habis.
4. Jam Tangan Quartz
Pada tipe jam tangan ini, energi bisa bersumber dari mana saja, meskipun mayoritas adalah dari baterai. Energi tersebut kemudian dikonversi menjadi energi listrik yang menggetarkan kristal quartz dengan frekuensi tertentu, sehingga kristal akan bergetar setiap detik dan menggerakkan gerigi roda yang memutar jarum jam. Getaran kristal quartz turut dikendalikan oleh microchip, sehingga menghasilkan getaran yang konsisten.
5. Jam Tangan Digital
Jam tangan digital biasanya memiliki tampilan dasar berupa angka yang tertera secara langsung di layar, bukan berupa angka yang ditunjuk oleh jarum sebagaimana jam analog. Secara umum, kebanyakan jam yang dianggap digital adalah jam tangan dengan tampilan LCD, bertenaga listrik, dan berbasis quartz.
6. Jam Tangan Analog-Digital

Jam tangan ini merupakan kombinasi jam tangan analog dan digital.
Meski jam tangan ini sebagai pendukung penampilan kamu tapi tetap perhatikan ukuran, bahan dan warna agar tidak salah gaya. Tampilan makin trendi, kamu juga bisa lebih ontime janjian saat kencan.
 


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »