Tips Memilih Mobil yang Irit BBM

Tips Memilih Mobil yang Irit BBM




Mobil irit BBM menjadi salah satu tipe kendaraan roda empat yang sering dicari oleh masyarakat Indonesia. Bila pada umumnya mobil dapat menempuh 9-11 km/liter, mobil paling irit disebut bisa berjalan hingga 30 km/liter. Siapa yang tidak mau sih punya mobil irit yang bikin kantong tidak jebol seperti itu?

Sebelum menyunting mobil idaman, ada hal pokok yang perlu Anda pikirkan, yaitu hematkah konsumsi bahan bakar yang dimiliki kendaraan tersebut. Apalagi pasca kenaikan BBM yang terjadi beberapa bulan silam. Membuat pengendara mobil benar benar harus memutar otak, agar bijak memilih mobil yang irit BBM.
Beberapa hal berikut ini perlu menjadi pertimbangan sebelum Anda membeli mobil
Mobil keluaran baru cenderung lebih efisien dalam hal BBM daripada mobil-mobil yang lebih tua.
Faktor utamanya adalah teknologi, pabrikan mobil selalu memikirkan bagaimana membuat mobil-mobil mereka lebih irit BBM untuk memikat konsumen dengan pengembangan teknologi yang dilakukan secara kontinyu.

Pada umumnya semakin besar ukuran kendaraan, semakin besar kapasitas mesinnya dan semakin besar pula konsumsi bahan bakarnya. Jadi, jika Anda tidak terlalu membutuhkan banyak ruang, fitur, atau kapasitas penumpang yang lebih banyak dari mobil Anda, pilihlah mobil yang berukuran kecil. Pengeluaran Anda dari BBM bakal akan terasa lebih hemat dalam jangka panjang.
Transmisi manual atau otomatis?
Transmisi manual umumnya lebih efisien bahan bakar daripada otomatis. Jika digunakan dengan benar, mobil bertransmisi manual dapat lebih hemat BBM hingga 5-10% dibandingkan dengan mobil bertransmisi otomatis.

Namun, jika Anda lebih menyukai mobil bertransmisi otomatis, simak fakta berikut
n Transmisi otomatis 4 percepatan ternyata lebih irit BBM 3-5% daripada 3 percepatan.
n Transmisi otomatis 5 percepatan lebih irit BBM 3% dari 4 percepatan.

Kesimpulannya adalah, lebih banyak gigi pada transmisi otomatis berarti lebih irit BBM.
Penggerak dua roda, empat roda (4WD), atau semua roda (AWD)?
Bagi Anda yang masih bingung antara perbedaan 4WD dan AWD, simak penjelasan berikut:
n 4WD (penggerak empat roda): Mobil memakai keempat rodanya sebagai penggerak hanya pada saat yang diinginkan pengemudi dengan menggerakkan tuas dekat tongkat persneling, contohnya pada mobil-mobil bertipe jip.


n AWD (penggerak semua roda): Gerak keempat roda diperintah oleh ECU (Electronic Control Unit) sesuai dengan medan yang dilalui, dan tidak perlu dipindahkan secara manual, contohnya pada mobil sport seperti Mitsubishi Lancer Evo.

Jika Anda ingin mobil yang lebih irit bahan bakar, pilihlah mobil dengan penggerak dua roda.
4WD dan AWD memiliki bagian penggerak tambahan yang membutuhkan daya tambahan dari mesin untuk beroperasi, sehingga kendaraan jenis ini lebih boros BBM hingga 10% dibandingkan mobil dengan penggerak dua roda.

Fitur interior dan eksterior
Mobil yang memiliki fitur lebih banyak cenderung lebih boros bahan bakar, karena menambah bobot dari mobil.

Penambahan alarm, AC, rak atap, konsol tengah, perangkat hiburan seperti audio dan televisi, dan opsi-opsi lainnya akan sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM dari mobil.
Perhatikan juga soal sisi eksterior seperti velg, knalpot, body kit, wing atau spoiler belakang, rak atas, tanduk atau pelindung tabrakan (tanduk) dan lainnya.

Fitur ini bukan hanya akan membuat kendaraan Anda lebih berat, tetapi juga akan menguras kekuatan tambahan dari mesin yang berarti mobil Anda bakal lebih boros BBM

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »