Tips & Solusi Untuk Menghadapi | Anak Yang Susah Makan Sayur

Anak Susah Makan? Simak 7 Trik Sukses Menghadapinya !




Umumnya, masalah susah makan terjadi saat si kecil memasuki fase batita. Setelah sepenuhnya lepas dari ASI dan mulai rutin mengonsumsi makanan padat, ia pun semakin kenal dengan beragam jenis rasa makanan maupun minuman.

Pada tahapan ini, si kecil mulai mengembangkan preferensi terhadap makanan, yakni mampu memilih makanan yang lebih ia sukai dan yang tidak terlalu ia sukai. Tak sedikit orang tua yang kemudian frustrasi dan kebingungan mencari cara mengatasi anak  susah makan.

Ketika si kecil terus menolak melahap makanan yang Mam hidangkan, suasana bisa berubah menjadi menegangkan. Si kecil kesal karena terus “dipaksa” menyantap makanan yang tidak ia suka, sedangkan Mam khawatir ia akan kekurangan nutrisi akibat pilih-pilih makanan. Bila sudah begini, aktivitas makan pun menjadi tidak menyenangkan lagi, dan justru penuh

Coba tujuh trik sukses membuat anak suka makan sayur berikut ini :

1. Tambah Mentega
Bagi lidah anak, sayuran mungkin terasa agak pahit karena lidah mereka masih sensitif. Karena itu, menolak sayuran seperti sudah menjadi insting mereka. Supaya anak suka makan sayur, coba masak menggunakan mentega yang kaya vitamin A, E, dan D3.
2. Pilih Sayuran Segar
Semakin segar sayuran yang diolah, akan semakin lezat rasanya. Karena itu, penting bagi Bunda untuk selalu memastikan kesegaran sayuran sebelum diolah. Usahakan untuk langsung mengolah sayuran yang baru dibeli. Menyimpan sayuran, misalnya disimpan di dalam kulkas dalam waktu lama, bisa mengurangi kesegarannya. Sayuran yang tidak segar pun akan terlihat kurang menarik di piring. Hal ini bisa berakibat buah hati semakin tidak berselera menyantapnya.
3. Cari Sayuran yang Disukai Anak
Di antara banyaknya pilihan sayur, Bunda harus cermat memperhatikan mana yang menjadi kesukaan anak. Sajikan berbagai olahan sayuran secara bergantian setiap hari agar anak tidak bosan. Perhatikan bagaimana respon dan reaksinya terhadap sayuran yang Bunda sajikan. Kemudian Bunda bisa mencari berbagai resep dan cara mengolah beberapa sayuran favorit buah hati agar ia tidak bosan.
4. Kreasi Penyajian
Ada istilah “kita makan dengan mata sebelum dengan mulut”. Orang dewasa kadang memang tidak terlalu bawel dengan tampilan makanan. Namun, anak-anak bisa sangat kritis terhadap penyajian makanannya. Karena itu, Bunda harus lebih kreatif dalam menyajikan sayur untuk buah hati.
Berikan kesan menyenangkan terhadap makan sayuran dengan tempat makan lucu, atau bentuk penyajian yang menarik. Hindari memaksa buah hati makan jenis makanan tertentu dengan ancaman atau membuat makan sayur sebagai hukuman. Hal ini malah akan membuat anak semakin enggan bahkan tidak akan mau makan sayur.
5. Jadikan Menu Pembuka
Anak akan lebih toleran dengan menu yang disantapnya saat ia lapar. Karena itu, sebaiknya sajikan sayuran sebagai makanan pembuka. Biasakan anak menyantap sup sayuran, seperti sayur bayam sebelum masuk ke hidangan utama berupa nasi dan lauk. Ini akan meminimalkan alasan si buah hati untuk menolak sayuran.
6. Ajak Anak Berpartisipasi
Tumbuhkan rasa suka buah hati terhadap sayuran dengan mengajaknya berpartisipasi dalam mengolah menu makanannya sendiri. Bunda bisa mulai dengan menanyakan apa yang ingin ia makan harini, kemudian ajak ia ke pasar atau supermarket untuk memilih sendiri sayurannya. Bunda juga bisa sambil mengajarkannya cara memilih sayuran yang bagus dan segar.
Ajak anak melihat dan membantu Bunda di dapur saat menyiapkan sayuran untuk menu makannya. Melihat perjalanan dan proses sayuran dari mulai dibeli sampai disajikan di piring akan menumbuhkan antusiasme buah hati untuk mencoba pilihannya sendiri.
7. Konsisten
Riset menunjukkan anak-anak yang telah mencoba 8-10 jenis makanan baru, termasuk sayuran, akan cenderung menerima makanan tersebut sebagai bagian dari menunya.

 Ingat, marah terhadap anak hanya akan membuat kondisi psikologisnya memburuk. Alih-alih menuruti kemauan Anda, anak justru berpotensi memberontak. Jadi, bersabar saja, ya Bunda

Itu dia informasi mengenai tips atau cara mengatasi anak susah makan yang mungkin kini sedang dialami anak Anda. Tentu menjadi hal yang penting untuk menjaga pola makan anak agar tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal, pun agar anak tidak rentan terserang penyakit. Semoga bermanfaat

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »