9 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Kehamilan ..

9 Manfaat Daun Kelor untuk Kehamilan



Daun kelor adalah jenis tumbuhan yang dikenal dengan nama latin Moringa Oliefera. Kelor adalah tanaman yang dapat tumbuh dengan cepat, memiliki umur panjang, dan tahan akan kondisi panas ekstrim. Baru-baru ini tanaman kelor dinombatkan sebagai tanaman ajaib  karena dapat menjaga kesehatan, termasuk ibu hamil.

Daun kelor memang ukurannya terlihat kecil, tapi jangan remehkan khasiatnya. Dengan kandungan gizi dan vitamin yang banyak, daun kelor sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Selain murah, tanaman ini bisa kita temukan di pekarangan rumah dengan mudah.
Daun kelor adalah sejenis tumbuhan yang dikenal dengan nama lain Limaran, Moringa, Ben-oil, Drumstick, Horseradish Tree, dan di filipina disebut dengan Malunggay. Kelor adalah tanaman yang tumbuh dengan cepat, memiliki umur yang panjang, berbunga sepanjang tahun, dan tahan akan kondisi panas ekstrim.
Tanaman kelor ini dinobatkan menjadi tanaman yang ajaib oleh World Health Organization atau WHO karena dapat menjaga kesehatan, termasuk juga untuk Mama yang sedang hamil. Bagian yang banyak dimanfaatkan adalah daunnya.
Daun kelor bisa dibuat menjadi bubuk yang kemudian diolah menjadi minuman teh daun kelor. Karena merupakan tanaman yang sehat, apa saja manfaat dari daun kelor?
Jika Mama tertarik untuk mengetahui manfaat daun kelor untuk kehamilan, kali ini akan membahas tentang 9 manfaat dari daun kelor yang akan Mama dapatkan jika mengonsumsi daun kelor sehari-hari.

1. Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi

Pada trimester pertama kehamilan, gizi Mama perlu diperhatikan dan harus dicukupi. Hal ini untuk membantu pertumbuhan janin agar lebih sehat dan kuat. Daun kelor bisa menjadi penambah asupan gizi untuk Mama yang sedang hamil.
Daun kelor mengandung vitamin dan mineral yang banyak dan lengkap, selain itu daun kelor juga memiliki kandungan asam amino. Dari mengonsumsi daun kelor sebanyak 21 gram, Mama dapat mendapatkan nutrisi utama seperti:
  • 2 gram protein dan kalsium yang 4 kali lebih banyak dari kandungan yang terdapat di susu atau yogurt
  • 19 persen Vitamin B6
  • 12 persen Vitamin C yang kandungannya lebih banyak 7 kali daripada Vitamin C pada jeruk
  • 11 persen Zat Besi yang 3 kali lebih banyak dari kandungan zat besi di kacang almond
  • 11 persen Vitamin B2
  • 9 persen Vitamin A yang lebih banyak 3 kali dari kandungan Vitamin A pada wortel
  • 8 persen Magnesium
  • Potassium yang kandungannya 15 kali lebih banyak dari potassium di buah pisang

2. Dapat mencegah kecacatan bayi dalam kandungan

Selain riwayat keturunan dan masalah pada DNA, Kondisi kehamilan Mama dapat mempengaruhi bayi dapat cacat dalam kandungan. Daun kelor terbukti mengandung bahan Polifenol, Flavonoid, dan juga asam Askorbat.
Tiga bahan ini yang dapat membantu untuk mencegah terjadinya kerusakan pada DNA dan degradasi pada DNA yang dapat menyebabkan si Janin dapat cacat dalam kandungan.
Selain itu, daun kelor juga dapat mencegah kerusakan organ Mama selama hamil dan saat setelah melahirkan.

3. Meningkatkan energi dan daya tahan tubuh

Selama masa kehamilan tubuh Mama mengalami penurunan energi sehingga dapat menjadi sangat mudah lelah.
Semua ini dapat terjadi akibat dari tubuh yang menjaga si Janin dalam kandungan sehingga membuat Mama menjadi lelah, letih, dan lesu seperti terserang anemia.
Untuk meningkatkan energi sekaligus daya tahan tubuh, Mama dapat mengonsumsi daun kelor, karena daun kelor memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi yang bisa mencegah kerusakan sel dan menjaga tubuh Mama agar tetap sehat dan tidak mudah lelah.

4. Mengurangi risiko diabetes gestasional yang menyerang kehamilan

Diabetes gestasional adalah sebuah kondisi yang terjadi selama kehamilan, diabetes ini memengaruhi cara sel Mama menggunakan glukosa yang menyebabkan gula darah tinggi yang dapat mengganggu kehamilan dan kesehatan Mama dan si Bayi.
Mengonsumsi daun kelor dapat membantu untuk menurunkan risiko diabetes gestasional, karena daun kelor akan bekerja untuk mengurangi kadar lipid dan kadar glukosa dalam darah Mama. Sehingga, kerusakan metabolisme dan sel tidak dapat terjadi atau memengaruhi kehamilan.

5. Membantu menjaga kesehatan otak saat hamil

Selama kehamilan, sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Daun kelor memiliki kandungan Vitamin C dan Vitamin E yang tinggi sehingga penting untuk menjaga nutrisi Mama yang sedang hamil. Vitamin ini dapat membantu untuk mencegah penurunan fungsi syaraf dan otak.
Walaupun terdengar tidak masuk akal, namun ternyata mengonsumsi daun kelor bisa mencegah permasalahan suasana hati yang dapat berubah saat hamil dan setelah melahirkan.
Hal ini juga yang dapat membantu Mama untuk mencegah depresi atau Baby Blues Syndrome setelah melahirkan.

6. Membantu kualitas tidur agar lebih baik

Insomnia sering terjadi pada Mama yang sedang hamil, hal ini terjadi akibat perubahan tubuh yang awalnya sering membuat tidak nyaman, akibat dari insomnia kesehatan Mama jadi mudah turun.
Untuk mengatasi masalah insomnia Mama dapat mengonsumsi daun kelor untuk membantu menambah kualitas tidur agar lebih baik.
Daun kelor mengandung asam amino yang secara khsusus bekerja menjaga syaraf untuk menjadi lebih baik dan nyaman, kemudian bisa membuat sistem syaraf menjadi ringan sehingga Mama dapat lebih mudah istirahat pada waktu malam hari.

7. Menjaga kesehatan liver dari racun-racun

Daun kelor memiliki kandungan polifenol yang sangat tinggi. Beberapa penelitian disebutkan polifenol memiliki peran sebagai anti-oksidan yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, pembuluh darah, kanker, dan liver.
Kandungan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan liver karena dapat mencegah racun yang menumpuk dan mengurangi potensi untuk oktidasi.
Daun kelor bermanfaat dalam membersihkan liver dan membantu menjaga liver menghasilkan enzim sehat untuk tubuh Mama.
Kandungan polifenol juga bisa meningkatkan kandungan protein dalam liver yang menyebabkan liver Mama yang sedang hamil menjadi tetap sehat dan bersih dari racun-racun.

8. Mengurangi risiko penyakit yang diakibatkan peradangan

Peradangan dapat menjadi masalah yang serius dalam tubuh karena bisa merusak organ dan sistem metabolisme Mama yang sedang hamil.
Peradangan ini bisa menyebabkan risiko kelainan jantung pada si Bayi saat dilahirkan, mengurangi obesitas saat hamil, dan radang sendi.
Daun kelor dapat mengatasi peradangan karena dapat membantu mengurangi enzim tubuh yang menyebabkan proses inflamasi atau peradangan.
Sehingga daun kelor dapat digunakan untuk menurunkan risiko penyakit yang disebabkan oleh peradangan dalam tubuh.

9. Dapat memperlancar ASI

Daun kelor yang muda dapat dikonsumsi oleh Mama yang akan menyusui atau selagi menyusui karena akan membantu memperlancar ASI yang menjadi asupan utama si Bayi sejak lahir, untuk membantunya dalam bertumbuh dan berkembang.
Jadi setelah sudah Melahirkan, daun kelor tetap memiliki manfaat yang baik untuk Mama dan si Bayi.

Manfaat Lain dari Daun Kelor selain untuk Kehamilan

Tidak hanya untuk Mama yang sedang hamil saja lho, ternyata kandungan gizi dan nutrisi yang berada dalam daun kelor juga dapat bermanfaat untuk kesehatan, seperti:
  • Mengobati kanker
  • Menyehatkan mata
  • Menurunkan kadar glukosa dalam tubuh
  • Anti-oksidan
  • Menurunkan tingkat kolesterol
  • Menambah gizi agar menjaga kesehatan tubuh
  • Mencegah penuaan dini
  • Menyehatkan pencernaan
  • Mencegah cacingan
  • dan menjaga fungsi otak

Cara Mengolah Daun Kelor agar Tidak Kehilangan Manfaatnya

Untuk mendapatkan manfaat dari daun kelor, Mama dapat mengolahnya sendiri dengan mudah dan tidak menguras kantong. Berikut ini ada beberapa pilihan untuk mengolah daun kelor yang dapat Mama lakukan di rumah.
Daun kelor dapat dibuat menjadi bubuk, caranya:
  1. Cuci bersih daun kelor lalu jemur hingga kering
  2. Tumbuk hingga menjadi halus
  3. Saring bubuk daun kelor agar menjadi lebih halus
  4. Mama dapat memasukannya dalam pil kosong untuk dijadikan ekstrak atau dicampurkan pada makanan atau minuman.
Daun kelor dapat diminum dengan direbus, caranya:
  1. Cuci bersih daun kelor lalu rebus hingga mendidih
  2. Saring rebusan daun kelor
  3. Minum rebusan tanpa mencampurnya dengan apapun agar khasiat tidak hilang

Efek Samping Daun Kelor pada Kehamilan

Dalam mengonsumsi daun kelor, Mama juga perlu mengetahui efek sampingnya bagi tubuh jika digunakan dengan dosis yang berlebihan atau tidak sesuai aturan. Walaupun berasal dari alam, mengonsumsi daun kelor dapat menyebabkan rasa sakit yang berisiko dalam menggugurkan kandungan.
Kandungan zat kimia yang terdapat di dalam akar, bunga, dan batang daun bisa menyebabkan keguguran dalam kehamilan.
Sebaiknya sebelum mengonsumsi daun kelor, Mama dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan yang terpercaya agar dapat mengetahui kadar dan penggunaan yang tepat saat mengonsumsi daun kelor.
Apakah yang biasanya Mama konsumsi untuk menjaga kesehatan saat hamil? Yuk berikan jawabanmu di bawah ini ya!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »