Cara Mengontrol Gula Darah Anda Agar Tetap di Batas Normal

6 Cara Supaya Kadar Gula Darah Anda Selalu Dalam Batas Normal


Kenaikan gula darah merupakan suatu kondisi yang menyebabkan kadar gula darah meningkat terlalu tinggi (hiperglikemia). Kondisi ini disebabkan ketika glukosa (gula) menumpuk di dalam aliran darah. Glukosa tersebut memang merupakan bahan penghasil energi utama tubuh. Sayangnya, sebelum diserap ke dalam sel, glukosa tidak dapat digunakan.
Setelah semua bahan makanan mengalami proses pemecahan, maka akan disimpan dalam aliran darah dalam bentuk glukosa. Proses penggunaan glukosa membutuhkan kerja hormon insulin agar dapat didistribusikan gula dalam darah ke otot, organ tubuh, dan otak. Tanpa adanya insulin tersebut, glukosa tidak bisa dipakai dan akan tetap berada di dalam darah sehingga akhirnya memicu penumpukan.
Gula darah meningkat tajam biasanya dialami oleh seseorang yang mengalami diabetes karena mereka tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Jika dibiarkan, hiperglikemia dapat menyebabkan beberapa gejala dan kondisi serius seperti ketoasidosis.

Tanda-tanda gula darah meningkat

Kenaikan gula darah akan menimbulkan gejala. Apalagi ketika peningkatannya telah menyebabkan kadar gula darah melebihi 200 miligram per desiliter (mg/dL). Gejala yang timbul bermacam-macam dan memiliki intensitas yang berbeda pada setiap orang dan setiap kasus. Ini tergantung kondisi kesehatan masing-masing; gejala gula darah meningkat akan lebih serius pada orang yang mengalami diabetes.
Gejala umum ketika gula darah meningkat adalah:
  • Jadi sering buang air kecil
  • Mengalami sakit kepala
  • Mengalami penglihatan kabur
  • Mudah haus
Hiperglikemia juga menjadi pertanda jika tubuh mengalami kekurangan energi dari glukosa. Akibatnya tubuh menggunakan lemak sebagai cadangan energi dan menghasilkan zat sisa berupa keton. Hal ini menyebabkan kondisi ketoasidosis yang menimbulkan gejala seperti:
  • Rasa mual dan muntah-muntah
  • Mulut terasa kering
  • Berkeringat
  • Nyeri sekitar perut
  • Merasa kebingungan atau linglung
  • Nafas berbau seperti buah-buahan atau agak kecut
  • Kesulitan bernapas
  • Merasa lemas
  • Koma

Tips mengatasi dan mencegah naiknya gula darah

Kenaikan gula darah merupakan hal yang sering dialami oleh seseorang dengan diabetes. Namun, hal ini dipengaruhi oleh banyak hal. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol kadar gula darah Anda:
  • Gunakan obat yang sesuai – hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti anjuran penggunaan obat sesuai dosis beserta anjuran perubahan pola makan dan aktivitas dari penyedia pelayanan kesehatan. Perhatikan kualitas, jenis dan dosis obat yang digunakan jika tetap mengalami gejala dan peningkatan kadar gula darah di atas normal segera konsultasikan ke dokter untuk penyesuaian ulang.
  • Perhatikan penggunaan obat lainnya – beberapa jenis obat memiliki efek samping yang dapat meningkatkan kadar gula darah, seperti obat diuretik, obat antidepressant dan obat pengendali tekanan darah tinggi lainnya. Jika Anda mengalami gejala kenaikan gula darah segera konsultasikan untuk menyesuaikan penggunaan obat-obatan tersebut.

Cara mengontrol kadar gula darah Anda

Mengendalikan gula darah dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mengatur pola makan, hingga menjalani gaya hidup yang sehat dan aktif bergerak. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Konsumsi makanan yang tepat

Mengonsumsi makanan sehat adalah landasan hidup sehat, baik bagi penderita diabetes ataupun tidak. Bukan berarti Anda harus menghindari mengonsumsi karbohidrat atau gula ketika mencoba untuk menjaga gula darah kembali normal. Hanya saja, Anda perlu asupan yang seimbang dari protein atau lemak.  
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah upayakan untuk mengonsumsi makanan dalam bentuk aslinya, bukan olahan.  Semua makanan yang mengandung protein, serat dan lemak sehat dapat membantu menstabilkan gula darah, terutama ketika Anda mengkonsumsi karbohidrat atau gula seperti kentang, buah atau biji-bijian.
Cara ini mampu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, membantu mengontrol kadar gula darah, dan juga berperan dalam proses metabolisme dan pencernaan.
Tidak kalah penting, minum cukup air. Pasalnya air selain mencegah dehidrasi mampu membantu ginjal menghalau risiko kelebihan gula darah melalui urin.

2. Olahraga teratur

Sudah tidak diragukan lagi jika olahraga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Nah, dilansir dari Healthline, salah satu cara untuk mengontrol kadar gula darah Anda adalah dengan rutin berolahraga.
Olahraga jangka pendek membantu sel-sel di otot Anda mengambil lebih banyak glukosa yang mengubahnya menjadi energi, sehingga mampu menurunkan gula darah. Sedangkan olahraga jangka panjang akan membuat sel-sel lebih responsif terhadap insulin dan membantu mencegah resistensi.
Luangkan waktu untuk berolahraga setidaknya 30 menit sampai 60 menit dalam sehari selama 3 kali seminggu seperti berlari, bersepeda, berenang, atau hanya sekedar jalan santai. Lakukan olahraga yang Anda sukai yang memungkinkan Anda bergerak. 

3. Kendalikan stres

Stres yang berlebihan sebenarnya dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat akibat peningkatan pelepasan kortisol alias hormon stres. Stres memicu siklus hormonal bagi banyak orang. Akibatnya tidak hanya membuat gula darah meningkat, namun juga cenderung membuat keinginan untuk terus makan terlebih makanan yang manis.
Penelitian telah menemukan bahwa penghilang stres alami adalah olahraga, yoga, meditasi dan menggunakan minyak esensial (seperti lavender, mawar dan kemenyan) yang bisa membantu penderita diabetes dan orang-orang dengan resistensi insulin bisa lebih rileks.
Cara lainnya untuk menghilangkan stres adalah dengan menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah, seperti bertemu dengan teman, sahabat, ataupun pasangan yang membuat suasana hati menjadi lebih baik.

4. Istirahat yang cukup

Cara lain untuk mengontrol kadar gula Anda agar tetap di batas normal adalah mendapatkan istirahat yang cukup. Beristirahat sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan hal ini merupakan kebiasaan sehat yang mampu mengelola kadar hormon.
Sebuah penelitian menunjukkan ketika ritme sirkadian (penentu jam biologis tubuh alami) terganggu, maka akan memicu gula darah tinggi atau meningkatkan risiko diabetes.
Tidur terlalu sedikit, akan menyebabkan kualitas tidur yang buruk atau tidur pada waktu yang salah dapat mengganggu sekresi insulin. Idealnya tidur yang baik berkisar antara tujuh sampai sembilan jam per malam. Apalagi didukung dengan jadwal tidur dan bangun yang normal.
Tidur yang cukup dapat menyeimbangkan hormon, menghindari stres, dan memiliki energi yang cukup untuk berolahraga Anda atau beraktivitas pada esok harinya. Dengan demikian, kadar gula darah Anda pun dapat terkendali dengan baik.

5. Rutin mengecek gula darah

Mengukur dan memantau kadar glukosa darah menggunakan glucose-meter juga merupakan cara efektif mengontrol gula darah. Hal ini mampu mengontrol kadar gula darah pada batas normal, dan membantu Anda menentukan apakah Anda perlu melakukan penyesuaian dalam mengonsumsi makanan atau obat-obatan nantinya.
Rutin mengecek gula darah juga akan membantu Anda mengetahui bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap makanan tertentu. Cobalah mengukur kadar gula Anda setiap hari, dan pastikan jika kadar gula Anda selalu berada pada batas normal.

6. Mengontrol porsi makan

Mengontrol porsi makan akan membantu mengatur asupan kalori dalam tubuh, dan secara tidak langsung mampu menurunkan berat badan. Akibatnya, dengan cara ini Anda dapat mengontrol berat badan dan menghasilkan kadar gula darah yang sehat.
Hal ini juga telah terbukti mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Berikut adalah beberapa tips untuk mengontrol porsi makan:
  • Perhatikan ukuran dan berat makanan
  • Gunakan piring yang lebih kecil
  • Hindari  makan di restoran all-you-can-eat
  • Baca label kandungan makanan dan lihat seberapa besar porsinya
  • Membuat jurnal makanan
  • Makan perlahan-lahan

    Rutin cek gula darah

    Biasakan untuk memantau kadar gula darah Anda dengan tes di rumah atau di dokter. Bila Anda paham pola naik dan turunnya gula darah Anda, Anda pun akan lebih mudah untuk menjaga supaya gula darah tidak melonjak.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »