5 Cara Mengajari Anak Membaca Tanpa Mengeja

5 Langkah Mudah Mengajarkan Anak Membaca Tanpa Mengeja



Sudah tiba masanya bagi anak Anda untuk belajar membaca? Sering kali, tahap belajar membaca ini membingungkan orang tua karena tidak tahu bagaimana cara mengajari anak membaca. Bagi Anda yang masih bingung maka Anda bisa perhatikan beberapa cara mengajarkan anak membaca dengan cepat di sini
.
Sebenarnya, mengajarkan anak membaca tidaklah susah. Selama ada tekad yang kuat dari orang tua disertai dengan kesabaran maka anak bisa membaca. Terlebih lagi, bila disertai dengan cara yang efektif dan menarik maka anak akan bisa membaca dengan cepat.
  

Memiliki peran sebagai orangtua sekaligus guru pertamanya, tentu Mama memiliki kewajiban penting untuk mendidik seorang anak hingga ia tumbuh cerdas dan pintar.
Namun sayangnya, terkadang hal tersebut tidaklah mudah untuk dilakukan. Sebelumnya, Mama harus mengetahui metode belajar yang paling optimal untuk si Kecil.
Selain itu, Mama juga harus memahami karakternya agar dapat mengoreksi kembali metode yang diterapkan pada anak, apakah optimal ataukah tidak.
Maka dari itu, untuk mengajarkan anak membaca, tentunya dibutuhkan tahapan yang lama sampai akhirnya ia lancar.
Meskipun Mama harus melewati tahapan yang panjang saat mengajarkan si Kecil membaca, namun ternyata ada trik khusus yang memungkinkan Mama mengajarkan anak membaca dengan cepat tanpa mengeja.
Perhatikan baik-baik ya, berikut ada beberapa tahapannya.

1. Mengenalkan huruf dengan cara menyenangkan

Jika anak mama belum sama sekali mengenal huruf, atau kurang menguasai, tahap pertama untuk mengajari anak adalah mengenalkan huruf A sampai Z.
Buatlah anak mama hafal ketika menjumpai salah satu bentuk huruf A sampai Z tersebut. Selain itu, pastikan juga bahwa si Kecil dapat mengucapkan huruf-huruf tersebut dengan benar.
Misalnya ketika ia melihat bentuk huruf "B", maka secara spontan anak mama langsung bisa mengucapkan kalau huruf tersebut berbunyi "be".

2. Ajarkan anak menghafal suku kata

Kemudian jika anak mama sudah mengusai dan mengenal huruf, ajaklah ia menghafal suku kata. Biarkan anak menghafal suku kata dari konsonan B hingga Z, yang diikuti huruf vokal a,i,u,e,o.
Contoh : ba, bi, bu, be, bo sampai za, zi, zu, ze, zo. Biarkan ia hafal dan terbiasa dengan suku kata tersebut.
Meski masih menghafal dan belum bisa membaca, setidaknya anak belum bisa dikatakan bisa membaca. Kemudian ke tahap selanjutnya.

3. Mengajak anak membaca suku kata bervariasi

Tahap selanjutnya adalah mencarikan kata yang terdapat suku kata bervariasi untuk mengajak anak membaca dan mengenalkannya.
Misalnya seperti bo-la, bu-ku, pa-pi, ma-mi, cu-ka, dan lain sebagainya. Pada tahap ini jangan dulu mengenalkan anak dengan suku kata yang berakhiran huruf mati.
Tujuanya adalah agar mereka menguasai tahap ini terlebih dahulu. Apabila anak masih sulit memahaminya, coba ajari terlebih dahulu sampai terbiasa dan memahami suku katanya, seperti:
  • ba, ca, da, fa, ga, dan seterusnya
  • bi, ci, di, fi, gi, dan seterusnya
  • bu, cu, du, fu, gu, dan seterusnya
  • be, ce, de, fe, ge, dan seterusnya
  • bo, co, do, fo, go, dan seterusnya

4. Mengajari anak huruf mati

Apabila sudah menguasai tahap sebelumnya, kini saatnya Mama mengajarkan kepada anak tentang huruf mati.
Mengajari anak huruf mati bisa dengan mengenalkan terlebih dahulu huruf-huruf mati, seperti "ng", "ny", dan huruf konsonan lainnya apabila dijadikan huruf mati.

5. Melatih anak untuk membaca kata utuh

Mulanya mungkin anak akan kesulitan untuk tidak mengeja, jadi harus mengeja terlebih dahulu. Nah, peran Mama di sini harus giat melatih si Kecil supaya dapat cepat membaca tanpa mengeja.
Sambil berjalan, Mama juga harus menemukan metode yang tepat untuk anak, apabila anak masih kesulitan membaca dalam proses jangka waktu yang lama.
Nah, itulah beberapa langkah mudah mengajarkan anak membaca tanpa mengeja. Selain metode di atas, Mama juga harus membuat proses belajarnya lebih menyenangkan.
Jangan memaksa anak untuk belajar membaca, apa pun bentuknya. Terutama pada anak usia balita. Hindari memaksa anak untuk memahami segala sesuatunya dengan cepat.
Lebih baik Mama memberinya stimulus agar ia terbiasa memelajari cara membaca secara alamiah.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »