CARA BARU MENGATASI ,MENGHILANGKAN SAKIT PERUT MELILIT TRADISIONAL ALAMI TAMPA OBAT

 CARA  BARU MENGATASI  ,MENGHILANGKAN SAKIT PERUT MELILIT  TRADISIONAL ALAMI TAMPA OBAT

 

 

 

Sakit perut adalah kondisi yang umum dan bisa terjadi kapan saja. Kabar buruknya, karena tergolong sering muncul, tidak sedikit orang yang sering mengabaikan, bahkan meremehkan nyeri yang muncul di area perut. Padahal, ada beberapa kondisi atau gangguan kesehatan berbahaya yang ditandai dengan gejala sakit perut. 

Untuk mengetahui penyebab sakit perut, disarankan untuk selalu melakukan pemeriksaan ke rumah sakit, terutama jika sakit perut tak kunjung membaik dan disertai gejala yang parah. Secara umum, sakit perut merupakan nyeri yang muncul di antara tulang iga dan tulang panggul. 

Selain sensasi nyeri, kondisi ini juga bisa menyebabkan pengidapnya mengalami mulas, kram, serta rasa seperti tertusuk di perut. Lantas, bagaimana cara mengatasi sakit perut? 

Baca juga: Sakit Perut Setelah Sarapan, Apa yang Salah?

 


 

 CARA  BARU MENGATASI  ,MENGHILANGKAN SAKIT PERUT MELILIT  TRADISIONAL ALAMI TAMPA OBAT

Beberapa bahan menunjukkan hasil efektif untuk mengurangi intensitas penyakit, tak terkecuali sakit perut. Yuk, simak lebih lanjut untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang bisa digunakan untuk meredakan sakit perut.

1. Jahe


Sejak dahulu, jahe telah digunakan untuk mengobati berbagai kondisi, dari rasa mual hingga nyeri sendi maupun keduanya secara bersamaan.

Baru-baru ini, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa jahe juga dapat menjadi pengobatan yang sangat efektif dan alami untuk sakit perut.

Jahe mengandung bahan kimia alami yang berfungsi mengendurkan otot-otot pada lapisan perut dan dinding usus. Karena khasiat inilah jahe sering dugunakan untuk bantu meringankan kram perut atau sakit perut kolik. Jahe juga dapat secara alami meredakan peradangan

 

 2 Peppermint

 

Peppermint dikenal akan kandungan mentolnya yang cukup tinggi. Zat kimia ajaib ini tidak hanya menjaga napas Anda segar, tapi juga berperan sebagai analgesik alami (pereda nyeri).

Karena itulah peppermint dikatakan dapat menjadi obat alami yang efektif untuk mengatasi mual dan sakit perut.

Seperti jahe, mint segar dapat digunakan dalam berbagai bentuk. Anda dapat menambahkan peppermint ke secangkir teh panas, menambahkannya ke dalam resep makanan Anda, atau mengunyah daun mint langsung.

Mint juga membantu dapat meningkatkan nafsu makan. Bukan cuma mengatasi sakit perut, bahan ini bisa menjadi salah satu solusi yang baik untuk nyeri haid.

 

3. lemon

Apakah Anda tahu bahwa jus lemon hangat bisa dan bermanfaat untuk sakit perut Anda? Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana jus lemon dapat membantu, karena sifatnya yang sangat asam.

Lemon sebenarnya dapat membantu saat perut memiliki masalah kesulitan dalam mencerna makanan. Ketika makanan tidak dapat sepenuhnya dicerna, maka hal ini dapat menimbulkan rasa tak nyaman seperti nyeri perut dan sembelit.

Jus lemon akan merangsang produksi asam untuk membantu memecah makanan dalam perut dan membuat makanan bisa bergerak lebih lancar.

Salah satu cara menggunakan lemon untuk menghilangkan sakit perut adalah dengan memeras air dari setengah lemon. Kemudian, campurkan ke dalam segelas air hangat ditambah dengan sedikit gula. Anda juga bisa mengganti gula dengan madu.

Meski bisa melancarkan pencernaan, penggunaan air lemon sebagai obat alami sebaiknya tidak dilakukan bila sakit perutnya disebabkan oleh maag. Sebab, lemon dapat memperparah gejala maag yang dirasakan. 

 

4  air beras

 

Ternyata, air beras juga bisa dimanfaatkan sebagai obat alami sakit perut. Air sisa mencuci beras ini dapat meredakan sakit dengan membentuk lapisan yang melindungi perut Anda untuk mengurangi peradangan.

Anda perlu memasak nasi dengan jumlah air dua kali lipat. Biasanya untuk ½ cangkir nasi putih Anda akan membutuhkan 2 cangkir air.

Masak nasi Anda secara normal, kemudian diamkan selama beberapa saat dalam keadaan tertutup. Tuangkan cairan yang berlebih ke dalam cangkir, tambahkan sedikit madu, dan minum.

 

5  CUKA SARI APEL

Cuka sari apel merupakan obat alami yang sudah lama digunakan untuk sakit perut. Mungkin Anda ragu untuk menggunakannya, mengingat cuka sari apel juga memiliki rasa yang asam.

Memang belum ada penelitian medis yang menunjukkan keefektifan cuka sari apel untuk masalah pencernaan. Meski demikian, terdapat sebuah teori bahwa asam yang ada pada cuka apel merupakan jenis asam yang sama yang dapat ditemukan dalam perut.

Konsumsi cuka apel dirasa bisa menyeimbangkan produksi asam di lambung. Cuka ini juga dapat membantu memecah lemak yang biasanya menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.

Kandungan dalam cuka dapat membantu membersihkan kotoran di usus Anda, mencuci bakteri jahat ke bawah, dan mengeluarkannya dari sistem Anda sekaligus menjaga bakteri baik yang sehat.

Beberapa orang memilih untuk minum sesendok cuka apel setiap hari sebagai tindakan pencegahan. Jika Anda merasa rasa cuka terlalu kuat, campurkan beberapa sendok cuka dengan air beserta satu sendok teh madu, kemudian minum perlahan-lahan
 
5  YOGURT 

Anda juga dapat mencoba makan yogurt polos. Yogurt merupakan cara yang baik untuk memberikan sistem kekebalan tubuh Anda dorongan kecil dengan probiotik yang berkualitas.

Yogurt memiliki bakteri alami yang dapat dimanfaatkan menjadi obat alami untuk meringankan sakit perut yang Anda alami.

Cara terbaik untuk mengonsumsinya guna menghilangkan sakit perut yaitu dengan makan yogurt polos tanpa tambahan gula. Bila ingin makan yogurt yang manis, Anda bisa menambahkan sedikit gula.
 
 

1. Jahe

Penggunaan jahe untuk mengatasi nyeri perut bukanlah sekadar mitos turun-temurun dari nenek moyang. Penelitian kedokteran modern telah membuktikan bahwa memang jahe dapat bermanfaat untuk meredakan mual, muntah, dan nyeri perut.

Bahkan, jahe juga aman untuk dikonsumsi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah saat kehamilan. Jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, makanan, maupun suplemen yang sudah terstandar dosisnya.

 Artikel lainnya: Makan Produk Probiotik untuk Usir Sakit Perut, Efektifkah?

2. Teh Kamomil

Teh kamomil hangat sangat nikmat diseruput saat sakit perut. Tak hanya itu, bunga kamomil memiliki khasiat antiradang yang dapat meredakan nyeri perut.

Bunga yang masih satu keluarga dengan bunga daisy dan bunga matahari ini dapat pula meredakan berbagai gejala gangguan pencernaan lainnya, seperti kembung, kram perut, dan diare. Selain itu, bunga kamomil terbukti dapat mengatasi stres dan ketegangan, di mana keduanya bisa memicu maag. 

3. Pisang

Pisang termasuk salah satu makanan untuk menghilangkan sakit perut. Pisang mengandung rendah serat namun tinggi kalori, sehingga tidak membebani pencernaan Anda ketika sedang dilanda sakit perut.

Kalori yang tinggi dapat membantu menyuplai energi bagi tubuh ketika Anda sedang tidak nafsu makan. Selain itu, kalium yang terkandung dalam pisang juga dapat membantu mengganti kehilangan kalium saat Anda diare. 

Artikel lainnya: Bedanya Sakit Perut karena Radang Pencernaan dengan Keracunan

4. Teh Peppermint

Selain kamomil, peppermint adalah herbal yang dapat diseduh menjadi teh dan dikonsumsi untuk mengatasi sakit perut yang Anda alami. Peppermint memang diketahui sebagai antinyeri alami, yang dapat meredakan mual dan nyeri perut.

Anda tidak perlu repot-repot memetik daun peppermint. Karena kini teh peppermint sudah banyak tersedia di supermarket.

5. Greek Yoghurt

Greek yoghurt juga termasuk makanan untuk mengobati sakit perut. Sebab, yoghurt mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus. 

Saat perut bermasalah, konsumsi yoghurt tanpa tambahan apa pun, terutama gula ataupun buah-buahan. Jika sudah sembuh, baru Anda boleh mencampurkannya dengan bahan lain.

6. Air Kelapa

Air kelapa dapat dikonsumsi untuk rehidrasi cairan dan gangguan pencernaan yang muncul, seperti mual dan kembung. Air kelapa juga mengandung kadar gula yang rendah jika dibandingkan dengan minuman lainnya.

Jika ingin mengonsumsi air kelapa dalam kemasan, pilihlah yang tidak memiliki perasa, tanpa tambahan gula, atau jus. Dengan demikian, air kelapa akan memiliki efek yang maksimal dan tanpa tambahan kalori yang signifikan.

7. Ubi

Salah satu makanan untuk meredakan sakit perut adalah ubi. Sebab, ubi sangat kaya akan kalium, zat penting untuk memulihkan elektrolit yang hilang akibat diare atau muntah. 

Jika Anda malas menggigit, hancurkan ubi seperti mashed potato. Namun, kulit ubi mengandung banyak serat, jadi sebaiknya Anda kupas terlebih dahulu.

8. Cuka Apel

Cuka apel atau sarinya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sakit perut. Selain itu, cairan asam ini bisa mengurangi gangguan pencernaan dan menjaga jumlah bakteri baik di dalam usus tetap banyak. 


Sakit perut adalah rasa nyeri yang muncul di perut, yaitu area di antara tulang iga dan tulang panggul. Ketika mengalami sakit perut, seseorang dapat merasakan kram, mulas, atau rasa seperti tertusuk di perut.

Sakit perut sering kali dipicu oleh gangguan pada organ di dalam perut, yaitu lambung, hati, empedu, pankreas, limpa, usus, dan ginjal. Gangguan pada organ tersebut bisa bermacam-macam, dapat berupa peradangan, infeksi, atau penyumbatan.

Sakit Perut-Alodokter

Gejala Sakit Perut

Sakit perut bisa terasa seperti kram, mulas, atau menusuk, dengan tingkatan ringan hingga berat. Terkadang, nyeri perut juga bisa muncul beserta kedutan di perut. Area perut yang sakit bisa berbeda-beda, tergantung kepada penyebabnya. Pada sejumlah kondisi, nyeri juga dapat berpindah dari satu area perut ke area perut yang lain.

Selain itu, sifat dan lamanya sakit perut juga bisa berbeda, seperti:

  • Muncul perlahan atau tiba-tiba.
  • Hilang timbul atau menetap.
  • Berlangsung sebentar atau lama (hingga beberapa jam, bahkan beberapa hari).
  • Sakit berkurang atau bertambah pada posisi dan gerakan tertentu, misalnya bersin atau

Kapan Harus ke Dokter

Segera ke dokter bila sakit perut tidak membaik atau terasa semakin parah. Anda juga dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter bila mengalami sakit perut setelah cedera, atau bila sakit perut disertai keluhan berikut:

  • Demam
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Sakit perut berlangsung lebih dari 24 jam
  • Perut membengkak
  • Tidak nafsu makan
  • Sembelit
  • Buang air kecil terasa sakit atau terlalu sering
  • Berat badan turun drastis
  • Dehidrasi
  • Kulit atau mata menguning
  • Muntah darah
  • Buang air besar berdarah
  • Nyeri dada
  • Sesak napas

Penyebab Sakit Perut

Penyebab sakit perut sangat beragam, karena di dalam perut terdapat berbagai organ yang bila mengalami gangguan dapat menyebabkan gejala berupa sakit perut. Seperti telah dikatakan sebelumnya, area perut yang sakit bisa dibagi menjadi nyeri perut atas ataupun bawah, tergantung penyebabnya.

Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit perut berdasarkan letak nyeri yang dirasakan:

1. Sakit perut kanan atas

Beberapa penyakit penyebab sakit perut kanan atas adalah:

Selain karena organ di dalam perut, sakit perut kanan atas juga dapat disebabkan oleh gangguan paru-paru, misalnya radang selaput paru atau paru-paru basah.

2. Sakit perut kanan bawah

Sakit perut kanan bawah dapat disebabkan oleh:

 

3. Sakit perut kiri atas

Beberapa penyebab sakit perut kiri atas:

Sama halnya dengan sakit perut kanan atas, sakit perut kiri atas juga bisa disebabkan oleh masalah di paru-paru. Bukan hanya gangguan paru-paru, angina dan serangan jantung juga bisa mengakibatkan sakit perut kiri atas.

4. Sakit perut kiri bawah

Penyebab dari sakit perut kiri bawah antara lain adalah:

  • Infeksi saluran kemih
  • Batu saluran kemih
  • Sumbatan (obstruksi) usus
  • Radang usus

5. Sakit perut bagian tengah

Sakit perut di bagian tengah atas (ulu hati) dapat disebabkan oleh sakit maag, tukak lambung, atau radang organ pankreas. Masalah pada jantung juga dapat menyebabkan sakit di ulu hati. Sedangkan sakit perut di bagian tengah bawah, dapat disebabkan oleh radang saluran pencernaan dan radang kandung kemih.

Khusus untuk wanita, kelainan pada organ reproduksi dapat menyebabkan sakit perut bagian bawah. Kelainan tersebut antara lain:

Diagnosis Sakit Perut

Sebagai langkah awal, dokter akan menanyakan karakteristik atau sifat sakit perut yang dirasakan pasien. Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan perut pasien untuk mendeteksi lokasi sakit dan pembengkakan.

Guna menentukan penyebab sakit perut, dokter akan menjalankan tes pemindaian, seperti Rontgen perut, USG, CT scan, atau MRI. Tes tersebut akan membantu dokter melihat kelainan yang terjadi pada organ di dalam rongga perut, misalnya tumor atau peradangan.

Sampel darah, urine, dan tinja pasien juga bisa diperiksa. Selain itu, bila diduga ada kelainan di dalam saluran pencernaan, dokter gastroenterologi akan melakukan endoskopi atau teropong.

Berikut ini adalah beragam cara mengatasi sakit perut secara alami maupun dengan bantuan obat yang tersedia: 1. Minum air putih Tubuh membutuhkan air untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan dan minuman secara efisien. Dehidrasi membuat pencernaan lebih sulit dan kurang efektif, yang meningkatkan kemungkinan sakit perut. Secara umum, Health and Medicine Division (HMD) merekomendasikan agar: Wanita harus minum sekitar 2,7 liter air sehari Pria harus minum sekitar 3,7 liter air sehari Sekitar 20 persen di antaranya berasal dari makanan, sisanya dari minuman. Bagi kebanyakan orang, angka yang baik untuk dituju adalah kira-kira 8 gelas atau lebih air sehari. Anak-anak yang lebih kecil membutuhkan air lebih sedikit daripada orang dewasa. Bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan, sangat penting untuk tetap terhidrasi. Muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi dengan sangat cepat sehingga penderita gejala ini harus tetap minum air. Baca juga: 9 Bahaya Tak Minum Air Putih 8 Gelas Sehari 2. Menghindari posisi badan berbaring Melansir Medical News Today, saat tubuh dalam posisi horizontal atau berbaring, asam di perut lebih cenderung bergerak mundur dan naik, yang dapat menyebabkan heartburn. Orang dengan sakit perut harus menghindari berbaring atau tidur setidaknya selama beberapa jam sampai sakitnya berlalu. Seseorang yang perlu berbaring sebaiknya menopang kepala, leher, dan dada bagian atas dengan bantal, idealnya pada sudut 30 derajat. 3. Konsumsi jahe Jahe adalah obat alami yang umum untuk mengatasi sakit perut dan gangguan pencernaan. Jahe mengandung bahan kimia yang disebut gingerol dan shogaols yang dapat membantu mempercepat kontraksi perut. Senyawa ini dapat memindahkan makanan yang menyebabkan gangguan pencernaan melalui perut lebih cepat. Bahan kimia dalam jahe juga dapat membantu mengurangi mual, muntah, dan diare. Orang yang sakit perut bisa mencoba menambahkan jahe ke makanan mereka atau meminumnya sebagai seduhan. Beberapa minuman jahe alami mungkin juga mengandung cukup jahe untuk meredakan sakit perut. Baca juga: 7 Tanaman Herbal untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 4. Manfaatkan daun mint Selain mengharumkan napas, mentol dalam mint dapat membantu hal-hal berikut: Mencegah muntah dan diare Mengurangi kejang otot di usus Menghilangkan rasa sakit Para peneliti telah menemukan bahwa mint adalah pengobatan tradisional untuk gangguan pencernaan, gas lambung, dan diare di Iran, Pakistan, maupun India. Daun mint mentah dan matang cocok untuk dikonsumsi. Secara tradisional, orang sering merebus daun mint dengan kapulaga untuk dijadikan seduhan. Dimungkinkan juga untuk membuat bubuk atau jus daun mint dan mencampurnya dengan teh, minuman, atau makanan lain. Mengisap permen mint mungkin merupakan cara lain untuk membantu mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan dari heartburn. Baca juga: 11 Tanaman Herbal untuk Menurunkan Darah Tinggi 5. Mandi air hangat atau kompres panas Panas dapat mengendurkan otot yang tegang dan meredakan gangguan pencernaan, jadi mandi air hangat dapat membantu meringankan gejala sakit perut. Mungkin juga bermanfaat untuk menempelkan kantong atau bantalan yang dipanaskan ke perut selama 20 menit atau sampai menjadi dingin. 6. Diet BRAT Dokter mungkin merekomendasikan diet BRAT untuk penderita diare. BRAT adalah singkatan dari Bananas, Rice, Applesauce, and Toast. Makanan ini semuanya bertepung, sehingga dapat membantu mengikat makanan untuk membuat feses menjadi lebih kencang. Efek ini dapat menurunkan jumlah feses yang dikeluarkan seseorang dan membantu meringankan diare mereka. Karena makanan ini hambar, tidak mengandung zat yang mengiritasi lambung, tenggorokan, atau usus. Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan Maka dari itu, diet BRAT bisa meredakan iritasi jaringan akibat asam dalam muntahan. Banyak makanan dalam diet BRAT juga tinggi nutrisi seperti potasium dan magnesium dan dapat menggantikan makanan yang hilang karena diare dan muntah. 7. Menghindari merokok dan minum alkohol Merokok dapat mengiritasi tenggorokan, meningkatkan kemungkinan sakit perut. Jika orang tersebut muntah, merokok dapat semakin mengiritasi jaringan lunak yang sudah sakit akibat asam lambung. Sementara itu, sebagai racun, alkohol sulit dicerna dan dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan lapisan lambung. Orang dengan sakit perut harus menghindari merokok dan minum alkohol setidaknya sampai mereka merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik jika dua hal tersebut dapat dihindari seterusnya. Baca juga: 11 Cara Mengatasi Heartburn Secara Alami dan dengan Bantuan Obat 8. Menghindari makanan yang sulit dicerna Beberapa makanan lebih sulit dicerna daripada yang lain, yang meningkatkan risiko sakit perut. Siapa pun yang sakit perut di antaranya harus menghindari makanan yang: Digoreng atau berlemak Asin atau sangat diawetkan 9. Jus jeruk nipis atau lemon, soda kue, dan air putih Beberapa studi menunjukkan bahwa mencampurkan perasan jeruk nipis atau lemon dalam air putih dengan sedikit soda kue dapat membantu meredakan berbagai keluhan pencernaan. Campuran ini dilaporkan bisa menghasilkan asam karbonat yang dapat membantu mengurangi gas lambung dan gangguan pencernaan. Campuran ini juga dapat meningkatkan sekresi hati dan mobilitas usus. Baca juga: Lemon atau Jeruk Nipis, Mana yang Lebih Sehat? Keasaman dan nutrisi lain dalam jeruk nipis atau jus lemon dapat membantu mencerna dan menyerap lemak dan alkohol sekaligus menetralkan asam empedu dan mengurangi keasaman di lambung. Kebanyakan resep tradisional merekomendasikan untuk mencampurkan jumlah berikut: 1 sendok makan (sdm) jus lemon atau jeruk nipis segar 1 sendok teh (sdt) soda kue 2,3 liter air bersih 10. Kayu manis Kayu manis mengandung beberapa antioksidan yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi risiko iritasi dan kerusakan pada saluran pencernaan. Beberapa antioksidan dalam kayu manis meliputi: Eugenol Cinnamaldehyde Linalool Kamper Zat lain dalam kayu manis dapat membantu mengurangi gas lambung, perut kembung, kram perut, dan sendawa. Baca juga: 9 Tanaman Herbal untuk Mengobati Batuk Zat-zat tersebut juga dapat membantu menetralkan keasaman lambung untuk mengurangi heartburn dan gangguan pencernaan. Orang yang sakit perut bisa mencoba menambahkan 1 sdt bubuk kayu manis berkualitas baik atau 2,5 cm batang kayu manis ke dalam makanan. Sebagai alternatif, penderita sakit perut bisa mencoba mencampurkan kayu manis dengan air mendidih untuk membuat seduham. Melakukan hal ini dua atau tiga kali sehari dapat membantu meredakan gangguan pencernaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "16 Cara Mengatasi Sakit Perut Secara Alami dan dengan Bantuan Obat", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2021/02/11/060700968/16-cara-mengatasi-sakit-perut-secara-alami-dan-dengan-bantuan-obat?page=all.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Hampir setiap orang mungkin pernah mengalami sakit perut dan gangguan pencernaan atau dyspepsia dari waktu ke waktu. Selain sensasi nyeri, sakit perut dan gangguan pencernaan juga bisa menyebabkan pengidapnya mengalami keluhan, seperti: Heartburn atau refluks asam Mual Perut kembung Gas lambung Bersendawa, terkadang mengeluarkan cairan atau makanan yang pahit atau berbau busuk Kentut Bau mulut atau bau asam Cegukan atau batuk Baca juga: 11 Makanan Penyebab Heartburn yang Perlu Diwaspadai Ada banyak kemungkinan penyebab sakit perut terjadi dan perawatannya bisa bervariasi tergantung pada faktor yang menjadi penyebab tersebut. Untungnya, kondisi ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan dan sering kali dapat diatasi hanya dengan pengobatan rumahan. Berikut ini adalah beragam cara mengatasi sakit perut secara alami maupun dengan bantuan obat yang tersedia: 1. Minum air putih Tubuh membutuhkan air untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan dan minuman secara efisien. Dehidrasi membuat pencernaan lebih sulit dan kurang efektif, yang meningkatkan kemungkinan sakit perut. Secara umum, Health and Medicine Division (HMD) merekomendasikan agar: Wanita harus minum sekitar 2,7 liter air sehari Pria harus minum sekitar 3,7 liter air sehari Sekitar 20 persen di antaranya berasal dari makanan, sisanya dari minuman. Bagi kebanyakan orang, angka yang baik untuk dituju adalah kira-kira 8 gelas atau lebih air sehari. Anak-anak yang lebih kecil membutuhkan air lebih sedikit daripada orang dewasa. Bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan, sangat penting untuk tetap terhidrasi. Muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi dengan sangat cepat sehingga penderita gejala ini harus tetap minum air. Baca juga: 9 Bahaya Tak Minum Air Putih 8 Gelas Sehari 2. Menghindari posisi badan berbaring Melansir Medical News Today, saat tubuh dalam posisi horizontal atau berbaring, asam di perut lebih cenderung bergerak mundur dan naik, yang dapat menyebabkan heartburn. Orang dengan sakit perut harus menghindari berbaring atau tidur setidaknya selama beberapa jam sampai sakitnya berlalu. Seseorang yang perlu berbaring sebaiknya menopang kepala, leher, dan dada bagian atas dengan bantal, idealnya pada sudut 30 derajat. 3. Konsumsi jahe Jahe adalah obat alami yang umum untuk mengatasi sakit perut dan gangguan pencernaan. Jahe mengandung bahan kimia yang disebut gingerol dan shogaols yang dapat membantu mempercepat kontraksi perut. Senyawa ini dapat memindahkan makanan yang menyebabkan gangguan pencernaan melalui perut lebih cepat. Bahan kimia dalam jahe juga dapat membantu mengurangi mual, muntah, dan diare. Orang yang sakit perut bisa mencoba menambahkan jahe ke makanan mereka atau meminumnya sebagai seduhan. Beberapa minuman jahe alami mungkin juga mengandung cukup jahe untuk meredakan sakit perut. Baca juga: 7 Tanaman Herbal untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 4. Manfaatkan daun mint Selain mengharumkan napas, mentol dalam mint dapat membantu hal-hal berikut: Mencegah muntah dan diare Mengurangi kejang otot di usus Menghilangkan rasa sakit Para peneliti telah menemukan bahwa mint adalah pengobatan tradisional untuk gangguan pencernaan, gas lambung, dan diare di Iran, Pakistan, maupun India. Daun mint mentah dan matang cocok untuk dikonsumsi. Secara tradisional, orang sering merebus daun mint dengan kapulaga untuk dijadikan seduhan. Dimungkinkan juga untuk membuat bubuk atau jus daun mint dan mencampurnya dengan teh, minuman, atau makanan lain. Mengisap permen mint mungkin merupakan cara lain untuk membantu mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan dari heartburn. Baca juga: 11 Tanaman Herbal untuk Menurunkan Darah Tinggi 5. Mandi air hangat atau kompres panas Panas dapat mengendurkan otot yang tegang dan meredakan gangguan pencernaan, jadi mandi air hangat dapat membantu meringankan gejala sakit perut. Mungkin juga bermanfaat untuk menempelkan kantong atau bantalan yang dipanaskan ke perut selama 20 menit atau sampai menjadi dingin. 6. Diet BRAT Dokter mungkin merekomendasikan diet BRAT untuk penderita diare. BRAT adalah singkatan dari Bananas, Rice, Applesauce, and Toast. Makanan ini semuanya bertepung, sehingga dapat membantu mengikat makanan untuk membuat feses menjadi lebih kencang. Efek ini dapat menurunkan jumlah feses yang dikeluarkan seseorang dan membantu meringankan diare mereka. Karena makanan ini hambar, tidak mengandung zat yang mengiritasi lambung, tenggorokan, atau usus. Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan Maka dari itu, diet BRAT bisa meredakan iritasi jaringan akibat asam dalam muntahan. Banyak makanan dalam diet BRAT juga tinggi nutrisi seperti potasium dan magnesium dan dapat menggantikan makanan yang hilang karena diare dan muntah. 7. Menghindari merokok dan minum alkohol Merokok dapat mengiritasi tenggorokan, meningkatkan kemungkinan sakit perut. Jika orang tersebut muntah, merokok dapat semakin mengiritasi jaringan lunak yang sudah sakit akibat asam lambung. Sementara itu, sebagai racun, alkohol sulit dicerna dan dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan lapisan lambung. Orang dengan sakit perut harus menghindari merokok dan minum alkohol setidaknya sampai mereka merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik jika dua hal tersebut dapat dihindari seterusnya. Baca juga: 11 Cara Mengatasi Heartburn Secara Alami dan dengan Bantuan Obat 8. Menghindari makanan yang sulit dicerna Beberapa makanan lebih sulit dicerna daripada yang lain, yang meningkatkan risiko sakit perut. Siapa pun yang sakit perut di antaranya harus menghindari makanan yang: Digoreng atau berlemak Asin atau sangat diawetkan 9. Jus jeruk nipis atau lemon, soda kue, dan air putih Beberapa studi menunjukkan bahwa mencampurkan perasan jeruk nipis atau lemon dalam air putih dengan sedikit soda kue dapat membantu meredakan berbagai keluhan pencernaan. Campuran ini dilaporkan bisa menghasilkan asam karbonat yang dapat membantu mengurangi gas lambung dan gangguan pencernaan. Campuran ini juga dapat meningkatkan sekresi hati dan mobilitas usus. Baca juga: Lemon atau Jeruk Nipis, Mana yang Lebih Sehat? Keasaman dan nutrisi lain dalam jeruk nipis atau jus lemon dapat membantu mencerna dan menyerap lemak dan alkohol sekaligus menetralkan asam empedu dan mengurangi keasaman di lambung. Kebanyakan resep tradisional merekomendasikan untuk mencampurkan jumlah berikut: 1 sendok makan (sdm) jus lemon atau jeruk nipis segar 1 sendok teh (sdt) soda kue 2,3 liter air bersih 10. Kayu manis Kayu manis mengandung beberapa antioksidan yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi risiko iritasi dan kerusakan pada saluran pencernaan. Beberapa antioksidan dalam kayu manis meliputi: Eugenol Cinnamaldehyde Linalool Kamper Zat lain dalam kayu manis dapat membantu mengurangi gas lambung, perut kembung, kram perut, dan sendawa. Baca juga: 9 Tanaman Herbal untuk Mengobati Batuk Zat-zat tersebut juga dapat membantu menetralkan keasaman lambung untuk mengurangi heartburn dan gangguan pencernaan. Orang yang sakit perut bisa mencoba menambahkan 1 sdt bubuk kayu manis berkualitas baik atau 2,5 cm batang kayu manis ke dalam makanan. Sebagai alternatif, penderita sakit perut bisa mencoba mencampurkan kayu manis dengan air mendidih untuk membuat seduham. Melakukan hal ini dua atau tiga kali sehari dapat membantu meredakan gangguan pencernaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "16 Cara Mengatasi Sakit Perut Secara Alami dan dengan Bantuan Obat", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2021/02/11/060700968/16-cara-mengatasi-sakit-perut-secara-alami-dan-dengan-bantuan-obat?page=all.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »